Asuransi Jiwa Bentuk Cinta Orangtua Kepada Ananknya Untuk Melanjutkan Kehidupan Yang Lebih Baik di Masa Mendatang

01 October 2019
Saya dan suami sering komunikasi mikirin masa depan anak-anak, seperti misalnya tentang sekolahnya mereka, apakah sekolah berbasis agama atau konvensional, biayanya gimana batasannya, persiapannya lanjut dan lain sebagainya.

Karena dulu orangtua saya memperlakukan saya seperti itu, Pada saat pengaturan keuangan, orang tua saya sudah menginginkan saya berkuliah di Universitas Hasanuddin, padahal saya masih SMP waktu itu, jadi saya harus SMA dimana, sudah ditentukan dan disiapkan tentu saja.

Cara mereka menyiapkannya itu berupa investasi dana pendidikan. Keuangan rumah tangga diatur sedemikian rupa oleh ummi saya.

Berbeda dengan suami saya, berjalan apa adanya aja, giliran selesai SMA mau kuliah dimana bergantung ekonomi keluarga, jadi gak tertarget, tapi beruntung bisa jadi sampai sekarang, bekerja dengan baik dan mendapatkan gaji yang cukup untuk keluarga kecil kami.

Itu kalau kedua orangtua kami sehat walafiat sampai melihat kami lulus sarjana, menikah, dan membina keluarga masing-masing. Bagaimana dengan anak yatim piatu yang ditinggal orangtuanya tanpa bekal dana pendidikan? Mereka akan berusaha sendiri mencari uang.

Saya mikirnya malah sampai ke soalan putus asa. Ya gimana kalau mereka putus asa dalam mencari uang dan memikirkan penghidupannya dimasa mendatang?
Gimana kalau mereka jadi menyimpang ? gak maukan kita sebagai orangtua membayangkannya. Iya lah ngebayanginnya aja gak tega ☹

Saking seringnya ngobrolin masa depan anak, saya jadi berusaha juga untuk terus hidup sehat, tapi rupanya itu gak cukup loh, mempersiapkan apa yang perlu disiapkan untuk mereka, gimana nanti kalau saya ninggalin mereka tanpa persiapan apapun?? ⁣

Sambil mikirin itu, saya terus nyari bahan edukasi yang bisa menenangkan saya tentang hal itu.
Kalau kata suami sih ya menabung aja untuk mereka. nanti klo Abang dan dede sudah 20 tahun , cukup gak ya hal yang saya lalukan untuk mereka nanti ? di saat nanti saya sudah gak bisa lagi menemani mereka, apa mereka akan bisa melanjutkan kehidupannya dengan baik? Sebenarnya tiap malam saya tanyakan hal itu ke Ayahnya, obrolan kami selalu seputar ini.


Jadi memang Bener banget kalo asuransi itu adalah bentuk cinta untuk anak, untuk melindungi masa depan yang kita impikan untuknya. 

Sampai saya akhirnya tau kalau asuransi adalah bagian penting dalam kehidupan keluarga saya, hal itu yang bikin saya & suami buka komunikasi tentang asuransi jiwa, biar saya ga perlu khawatir lagi kalau terjadi sesuatu sama saya.⁣

Karena sering komunikasi tentang asuransi sama suami, bukan hanya saya yang ikut searching tentang asuransi ini, tapi suami juga, sampai akhirnya kami berdua mulai memeriksa dan mempelajari lebih lanjut tentang asuransi yang sangat fleksibel yaitu Flexi Life dari Astra Life.

Flexi Life adalah asuransi jiwa murni yang dimana uang pertanggungan dan preminya bisa ditentukan oleh nasabahnya sendiri

Dan kelebihannya dibanding asuransi yang lainnya itu, antara lain :


  • Nilai perlindungannya benar-benar bebas ditentukan kita sendiri mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 5 Miliar dengan proses daftar 100% online, tidak perlu report medical check up Cukup bayar sesuai risiko saat ini atau usia saat mendaftar. Misalnya, orang usia muda biasanya memiliki risiko yang lebih kecil dibanding dengan orang berusia tua. Sehingga premi asuransi jiwa bisa dibayar lebih murah dan disesuaikan dengan risiko hidup setiap tahunnya. 
  • Dapat mengubah premi secara online sesuai kebutuhan dan kemampuan kita, misalnya bulan ini bayar Rp 500.000/bulan namun karena bulan depan harus renovasi rumah jadi bisa menurunkan premi jadi Rp 200.000,-. Perubahan bisa dilakukan tanpa harus daftar ulang atau tutup polis, jadi kita cukup punya satu polis seumur hidup
  • Kita juga bebas menentukan pilihan pembayarannya mulai dari bulanan, 3 bulanan, 6 bulanan, dan  tahunan. Menariknya jika kita memilih pembayaran tahunanbulanan, preminya akan lebih murah, hitung-hitung hanya bayar 10 bulan saja.

Dengan Flexi Life saya udah ga perlu khawatir lagi mengenai masa depan keluarga saya ketika saya ninggalin mereka, dan saya jadi bisa memberikan perlindungan di masa depan untuk keluarga kecil ini, terutama anakku. ⁣

Senengnya udah bisa memastikan keamanan financial buat anak saya, setidaknya hingga pendidikan nya nanti.

Sudah semestinya sekarang saya mikirin asuransi jiwa untuk saya dengan nilai perlindungan yang cukup besar, karena asuransi itu Safety Net dari risiko yang bakal datang kapan saja. Ya kita kan gak akan tau apa yang akan terjadi kedepannya, dan sebagai ibu saya gak pengen anak saya melarat, ahh semoga gak ya!
Ini adalah wujud cinta dan tanggung jawab saya buat anak-anak saya. Pertimbangan panjang untuk memilih asuransi yg sejalan dengan tujuanku untuk Abang dan Dede di hari depan adalah Flexi Life dari Astra Life . Makin memudahkan saya karena belinya bisa online di ilovelife.co.id. soalnya selama ini orang menganggap asuransi itu ribet.

Caranya cukup buka website https://ilovelife.co.id/ lalu klik “Cek sekarang” dan ikutin serta isi semua data yang diperlukan, kalau sampai di bagian pembayaran,jangan lupa masukkan  kode BLOGZILQIAH31 ya.
10 comments on "Asuransi Jiwa Bentuk Cinta Orangtua Kepada Ananknya Untuk Melanjutkan Kehidupan Yang Lebih Baik di Masa Mendatang"
  1. Aku mau cek premi buat aku ah di ilovelife.co.id , prinsip dasar asuransi yang prioritas diproteksi adalah pencari nafkah utama keluarga. Misalkan pencari nafkah utama adalah ayah, jadi ayahlah yg wajib diproteksi dengan asuransi. Jika ibu juga memiliki penghasilan yang digunakan untuk kebutuhan keluarga maka ibu juga perlu memiliki proteksi.

    ReplyDelete
  2. aku dan suami masing2 punya asuransi jiwa, yang mana UP nya ntr utk anak2. kami berdua bener2 mastiin bahwa kehidupan anak2 kalo sampe ada apa2 ama ortunya, tetep terjamin.

    aku tuh tipe boros dan susah nabung mba. makanya asuransi buatku penting bgt utk proteksi. aku ga mau kalo ada apa2, malah ngabisin uang tabungan.

    kdg bingung sama org yg bilang, asuransi itu riba modern. percayakan semuanya ama Tuhan. banyakin sedekah biar aman. Hadeuuuhhh sedekah dan percayakan kepada Tuhan mah memang perlu. tp apa salahnya dgn proteksi tambahan berupa asuransi. toh ga ada yg tau nasib kita semenit kemudian kaan.

    ReplyDelete
  3. Penting banget buat mikirin masa depan anak. Asuransi termasuk salah satu yang bisa jadi investasi buat jaga2.
    Kita mana pernah tau umur kita ya, jadi harus ada simpanan buat anak.

    ReplyDelete
  4. Ahehe, aku termasuk anak yang hidupnya berjalan apa adanya mba. Tapi kelak kalau menikah, punya keluarga sendiri, anak, ya inginnya memikirkan dan menabung keuangan untuk masa depan anak sejak dini. Insyaallah. Karena ya itu ku ingin yang terbaik untuk anak-anakku kelak. Ini Flexi Life nya sungguh fleksibel ya. Dari mulai menentukan biaya pertanggungannya sampai bisa ubah premi secara online. Wow, kumau kepoin ah. Makasih infonya mba :))

    ReplyDelete
  5. Jika bicara tentang asuransi jiwa itu jadi inget anak anak ya mbak, bagaimana jika salah satu dari kita atau suami yang berpulang terlebih dahulu.. bekal apa yang sudah kita berikan keanak anak untuk masa depannya.. hiks.. bismillah ya mbak, akupun sudah menggunakan flexi life ini, cara belinya juga mudah banget, secara online via websitenya, ikutin perintahnya lalu keluar jumlah premi deh

    ReplyDelete
  6. Aku blm punya asuransi untuk anakku uhuhu. Masih bingung pilih mana yg terbaik ya. Tp kyknya aku tertarik dgn Flexy Life ini. Thanks for share mba.

    ReplyDelete
  7. Buat aku penting banget asuransi jiwa ini karena buat perlindungan kita juga ..kalau sewaktu2 sakit

    ReplyDelete
  8. asuransi jiwa penting, asuransi pendidikan gak kalah penting untuk masa depan anak.

    ReplyDelete
  9. Udah lega ya Mba punya asuransi jiwa untuk keluarga
    tenang, kalau kenapa2 meski bukan itu yang kita inginkan
    sedia payung sebelum hujan itu memang wajib

    ReplyDelete
  10. Menarik sekali yaa...investasi masa depan dengan mengikuti asuransi jiwa.
    Biasanya cair kalau sudah berapa tahun, kak?

    ReplyDelete

Auto Post Signature