Lawan Koloni Bakteri Jahat di Saluran Cerna Dengan Interlac Probiotics


Suatu hari, saat saya sibuk menyiapkan makanan untuk duozam, si Abang datang menghampiri. 
"Bunda, saya jadi siapa?"
"Kapten Amerika..." Jawabku, karena melihat dia sudah berpakaian lengkap biru merah putih.
"Senjatanya apa?"
"Perisai..."
"Untuk apa perisainya?"
"Lawan penjahat nak, lindungi badannya biar kapten gak sakit"
"Tidak masuk rumah sakit kapten?"
"Iya dong tidak.. kan punya perisainya"
"Saya juga tidak masuk rumahsakit, kalau ada bakteri ku lawan pake perisai ini!"
Kemudian si Abang berlalu sambil lompat-lompat memperagakan gaya Captain Ameria yang biasa dia liat di televisi.
"Ciaaaaaaaattt... !!!"

Ya, beberapa waktu lalu, abangzam pernah masuk rumah sakit, diopname karena gangguan pencernaan.  Abangzam diare selama dua hari, dalam sehari bisa sampai 6 kali ganti popok, tinjanya kuning cerah dan hampir sama sekali tidak ada ampasnya, disusul dengan dia sering muntah dan hilang nafsu makan, akhirnya dia jadi lemas, gak ada pilihan lain selain saya membawanya ke IGD rumah sakit, dan langsung opname. 

Dokter bilang Abangzam kena gangguan pencernaan secara menyeluruh. 

Diantara banyak macam gangguan saluran cerna, penyakit diare merupakan salah satu masalah terbesar pada bayi dan anak. Bahkan, dehidrasi akibat diare ternyata masih menjadi penyebab kematian nomor satu pada bayi dan balita di Indonesia loh. Sedih deh dengarnya, khawatir banget tentunya saya sebagai Ibu kan?

Ngeri banget bahas tentang diare yang dapat membunuh bayi dan balita bila menyebabkan dehidrasi tingkat berat dan telat mendapatkan penanganan. Tapi memang kenyataannya seperti itu loh. Rata-rata bayi berusia dibawah 2 tahun terserang diare lebih dari 3x setahun. Penyebab utama diare pada bayi antara lain infeksi Rotavirus, infeksi bakteri-bakteri jahat lain dari benda-benda kotor di sekitarnya, alergi, susu formula yang tidak diolah dengan tepat, keracunan makanan, flu, ataupun konsumsi antibiotik.

Namanya juga anak-anak, kadang kita gak bisa 24 jam memantau apa yang masuk kedalam mulut mereka. Kalau ada salah makan, akhirnya mereka bingung kalau dirawat di rumah sakit. Untuk itu saya selalu memberitahu, kalau dia bisa sakit ini karena ada monster jahat yang bernama "bakteri jahat" yang masuk keperutnya, dan menyerang pencernaannya. Entah dia mengerti atau tidak, dia bisa selalu ingat, kalau dia masuk rumah sakit artinya dia kalah dengan bakteri. Dan butuh bantuan dokter untuk membantunya melawan bakteri itu. Hehehhee.
RS UIT Makassar
Gangguan pencernaan itu masalah yang tidak boleh dianggap sepele! Apalagi kalau yang mengalaminya anak-anak. Gangguan pencernaan bisa memberikan dampak buruk terhadap perkembangan anak. Karena proses penyerapan nutrisi yang dibutuhkan untuk menunjang tumbuh kembangnya terhambat.

Kita tau betul bukan? kalau anak-anak membutuhkan nutrisi yang cukup agar bisa tumbuh dan berkembang dengan sehat. Makanya anak-anak harus secara teratur makan-makanan yang kaya vitamin, mineral dan nutrisi lainnya. 

Selain itu, Sebagai ibu kita juga harus menghindarkan anak-anak dari makanan olahan dan makanan ringan yang terlalu banyak gula. Kemarin tuh abangzam suka banget ngemil tang* akibatnya apa? sistem kekebalan tubuhnya jadi lemah deh. Advertisement Gizi makanan untuk anak-anak berbeda dengan orang dewasa. Kalau Ibunya ngemil snack banyak gula mending ngemilnya secara sembunyi-sembunyi dari anak.

Sejak anak saya mulai MPASI, saya baca-baca beberapa artikel, bahwasanya sebanarnya Anak-anak membutuhkan banyak kalori namun sedikit nutrisi untuk tumbuh dengan baik, Sementara itu balita membutuhkan diet yang mengandung jumlah lemak yang baik. Berikut tabel kebutuhan kalori untuk anak-anak dengan kelompok usia yang berbeda :
Nah kalau semua asupan gizi seimbang untuk anak sudah bisa kita pelajari dan kita berikan ke anak, tapi anak masih tetap sering sakit, diare, dan muntah, artinya saluran cernanya terganggu, tidak terserap dengan baik tuh gizi makanannya, ya sama aja dengan anak cuma kenyang saja.

Makanya, saluran cerna anak harus terlindungi dengan baik, karena 80% dari sistem imun kita terletak di saluran cerna yang merupakan organ terbesar di dalam tubuh manusia. Katanya, kalau saluran cerna kita dibentangkan, ternyata dapat mencapai luas 300 meter persegi, atau sebesar lapangan tenis! Para ahli medis pun sepakat bahwa kesehatan saluran cerna manusia adalah cerminan kesehatan tubuh secara umum.


Lalu bagaimana ciri-ciri saluran cerna yang sehat? 

Saluran cerna yang sehat memiliki kandungan bakteri baik, atau disebut juga sebagai probiotik, yang turut mendukung sistem imun.

Cara menjaga kesehatan saluran cerna sesuai rekomendasi ahli kesehatan adalah dengan mengkonsumsi suplemen probiotik, yaitu bakteri baik yang efektivitas dan keamanannya sudah terbukti secara klinis dan diakui oleh BPOM.

Sebelumnya kenalan dulu yuk sama yang namanya bakteri baik. Karena tidak semua yang disebut bakteri atau kuman adalah buruk dan jahat. Perlu cermat sebelum bertindak. 

Ciri-ciri bakteri baik. Disebut dengan Probiotik. Probiotik bukan obat! Kata probiotik diambil dari Bahasa Yunani “pro” yang berarti “untuk” dan “bios” yang berarti “kehidupan”. Maka kata probiotik mempunyai makna “for life” atau “untuk kehidupan”. 

BPOM Indonesia juga mengkategorikan probiotik sebagai suplemen makanan, bukan obat. WHO mendefinisikan probiotik sebagai bakteri baik yang dapat hidup di saluran cerna dan bila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup, dapat memberikan manfaat kesehatan signifikan bagi penggunanya. 

Syarat-syarat probiotik yang baik menurut WHO adalah sebagai berikut:
• Berasal dari manusia
• Dapat bertahan hidup di saluran cerna
• Tahan terhadap asam lambung dan cairan empedu
• Menghasilkan zat antimikroba
• Mampu melawan bakteri jahat
• Terdokumentasi penelitian klinis yang baik

Pada dasarnya, manfaat probiotik yang paling diketahui adalah mencegah dan melawan kolonisasi bakteri jahat di saluran cerna serta menurunkan risiko berbagai penyakit saluran cerna seperti diare. Salah satu jenis probiotik yang terkenal sejak awal dekade ke-20 adalah genus Lactobacillus dengan khasiat anti-inflamasi dan imunostimulator (menstimulasi sistem imun) yang sangat baik.

Mengapa disebut bakteri baik?

Probiotik mampu mencegah invasi bakteri jahat dengan menghasilkan antibiotika yang menghambat pertumbuhan bakteri jahat. Juga disinyalir dapat mencegah konstipasi dan mengurangi bakteri penyebab infeksi lambung. Sekaligus mencegah alergi kulit dan intoleransi laktosa. Probiotik banyak berdomisili di dalam saluran pencernaan terutama usus. Makanya kalau tubuh kekurangan bakteri jenis ini, penyakit yang sering timbul adalah diare.

Bagaimana bakteri baik masuk dalam tubuh? 

Cara memelihara bakteri baik, dengan nutrisi yang sesuai bagi “bakteri baik namun tidak cocok dengan “bakteri  jahat” yang disebut prebiotik. Untuk perkembangan sistem imunitas jangka panjang, perlu menjaga pertumbuhan bakteri baik yang sudah ada di dalam saluran cerna. Maka menstimulasi pertumbuhan bakteri baik di dalam pencernaan melalui pemberian makanan untuk bakteri adalah cara paling alamiah.

Bersyukurnya sekarang, saya sudah diberitahu oleh teman-teman parenting sya tentang INTERLAC® PROBIOTICS 

Interlac probiotics ini adalah probiotik pilihan dokter di lebih dari 90 negara yang memenuhi semua syarat probiotik baik dari WHO dan dikenal di kalangan medis sebagai Live and True Probiotic.



Apasih Itu Probiotik INTERLAC® dan Kenapa Memilihnya?

Interlac probiotic drops adalah suplemen makanan yang berisi Lactobasillus reuteri protectis yang telah disetujui dan diuji klinis sangat efektif dan aman untuk bayi dan anak - anak. Interlac probiotic ini termasuk produk impor dari BioGaia, perusahaan Swedia yang dikenal sebagai World Leader in Probiotics. Melalui kerjasama BioGaia dengan PT. Interbat, Interlac dipasarkan di Indonesia. Interlac menjadi satu-satunya produk suplemen probiotik di Indonesia yang mengandung probiotik Lactobacillus Reuteri Protectis, yang ternyata merupakan salah satu probiotik yang paling banyak diteliti di dunia, dengan efikasi dan keamanan yang teruji klinis untuk segala usia. 

KOMPOSISI :
Minyak bunga matahari ( Sunflower oil), medium chain triglyceride oil, Lactobasillus reuteri DSM 17938 ( Lactobasillus reuteri protectis ) dan anti caking agent (silicon dioxide)

INDIKASI :
- Memelihara kesehatan fungsi pencernaan pada bayi baru lahir, anak, dewasa & bayi prematur/caesar
- Meredakan & mencegah diare, nyeri, regurgitasi, konstipasi
- Meningkatkan fungsi sistem imun.

dr. Intan Diana Sari Head of Medical PT. Interbat menerangkan,”Setiap jenis probiotik berbeda-beda. Ada probiotik yang sudah teruji manfaatnya, ada juga yang belum memiliki dukungan scientific untuk klaim kesehatannya. Dalam pemilihan probiotik untuk manfaat kesehatan, penting untuk melihat bukti uji klinis sampai tingkat strain. Lactobacillus Reuteri Proctetis, salah satu yang paling banyak diteliti di dunia mengenai manfaat & keamanan nya”.

Diantara probiotik-probiotik dengan jenis Lactobacillus, yang paling menonjol kelebihannya adalah strain Lactobacillus reuteri Protectis yang dipatenkan oleh BioGaia. Ini sudah dibuktikan oleh ratusan penelitian klinis yang dilakukan para klinisi, ahli biomedis dan ahli nutrisi di seluruh dunia. 

Jadi sekarang sudah ada lebih dari 160 uji klinis pada lebih dari 13.000 partisipan yang telah mengkonfirmasi efektivitas dan keamanan Lactobacillus reuteri Protectis pada manusia. Sampai Interlac probiotic ini direkomendasikan oleh dokter di 90 negara loh!

Mengapa Interlac probiotic Bagus Untuk Terapi Diare ?
  1. Penyembuhan lebih cepat. Interlac probiotic memberikan efek penyembuhan yang lebih cepat dibandingkan plasebo. 74% bayi yang memakai interlac probiotic sembuh dari diare pada hari kedua, dibandingkan dengan hanya 19% pada grup plasebo.
  2. Mengurangi frekuensi diare: Penggunaan Interlac probiotic pada anak yang sedang terserang diare mengurangi frekuensi diare per hari dibandingkan dengan grup plasebo (1.9x di grup Interlac probiotic vs 3.4x di grup plasebo).
  3. Mengurangi risiko terkena diare: Pada uji klinis selama 12 minggu pada 201 bayi, pemberian Interlac probiotic menurunkan angka kejadian diare sebesar 74.6% dibandingkan grup plasebo. Selain diare, pemberian Interlac probiotic ternyata juga bermanfaat mengurangi angka kejadian demam sebesar 79.5% dibandingkan plasebo.

Interlac probiotic-Healthy Tummy Happy Baby

Jadi seperti itu, andai sejak dulu saya tau tentang Interlac probiotic ini, saya hanya menggunakan ini untuk merawat diare anak-anak saya, gak perlu deh kalang kabut lagi ke IGD dan musti menunggu anak-anak rawat inap di rumah sakit. Makanya Ibu-ibu, ayo bantu anak-anak melawan koloni bakteri jahat di perutnya, bersama Interlac probiotic. 

Waktu saya mencoba meminumkan Interlac probiotic ke abangzam, dia nanya : "Obat apa tuh bunda? Saya ndak sakitji.". Saya kasih tau aja kalau ini ibarat perisainya kapten amerika yang bakalan jagain perut abangzam di dalam dari bakteri jahat. Biar bakteri jahat gak datang menyeran untuk bikin abangzam sakit lagi nanti. 

Awalnya saya mencobakan abangzam Interlac probiotic yang oral drop. Karena Interlac ini banyak juga variannya selain oral drop berukuran 500ml, ada tablet, dan sachet dua macam rasa. Strawberry dan lemon.

Untuk abangzam, saya hanya memberikannya yang oral drop (Untuk anak usia 0-3 tahun) dan yang sachet (untuk anak usia 1-5 tahun) sedangkan untuk tablet kunya rasa strawberry untuk anak usia 2-12 tahun. Kalau tablet kunyah yang rasa lemon untuk anak diatas 12 tahun
Jadi bund... sejak kenal interlac ini, saya jadi punya prinsip mengatasi diare pada anak :

Prinsip menangani diare adalah:

Rehidrasi: mengganti cairan yang hilang, dapat melalui mulut (minum) maupun melalui infus (pada kasus dehidrasi berat).

Pastikan porsi makanan yang diberikan memenuhi kebutuhan minimal si kecil: jangan membiarkan anak tidak makan dan minum, teruskan memberi ASI dan lanjutkan makanan seperti yang diberikan sebelum sakit.

Pemberian obat diare anak seminimal mungkin. Sebagian besar diare pada anak akan sembuh tanpa pemberian obat diare anak atau antidiare dan antibiotik. Bahkan pemberian antibiotik justru dapat menyebabkan diare kronik.

Siapkan Interlac Probiotic: seperti yang sudah saya jelaskan diatas tadi :) mari jaga kesehatan saluran cerna anak kita dengan interlac probiotic yang bisa kita dapatkan dengan mudah di Guardian, Apotek terdekat, Halodoc, Go-Med App & Lazada.co.id 

Interlac Probiotic by PT Interbat

 Instagram  : @interlacprobiotics 
Facebook  : interlacprobiotics 


You May Also Like

12 comment

  1. Qiah tulisan dan infografisnya keren sekali, mantap metong. Abang Zam, sehat-sehat terus ya Nak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. InsyaAllah aamiin teteh juga sehat selaluuu..
      makasihh teh 😘Ini sbnrnya merasa kurang rapi nih haha abang mulai susah diatur foto2

      Delete
  2. Waah infonya bermanfaat sekali kak buat para buibu nih, : )

    ReplyDelete
  3. Berarti air memang paling penting yah, harus lebih banyak minum lagi nih :0

    ReplyDelete
  4. anakku gampang banget sembelit mbak.. pengen beliin ini deh buat dia. tapi harganya lumayan ya, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaaaa mbakk
      tapi worth it loh
      biasa kalau sudah habis yang drop , udah jarang dan bahkan ga sembelit lagi

      Delete
  5. wow lengkap banget

    ditambah infoigrafis yang kerennnn, tambah paham deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. makaaasih mbak say udah mampir blog ku :)
      aq BW in ya blognya ehhee
      salam kenal

      Delete
  6. Wah kudu sedia interlac nih buat jaga2 pas anak sembelit atau diare TFS

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halooo lg mbak aprill 😘 Iya sama sama ya smkga sharepost blog ini bermanfaat πŸ™πŸΌ

      Delete

recent posts