Review Cafe Makassar : Hologram Cafe #SannengTalks7

Salaam semua,
Kembali lagi di #SannengTalks. kai ini sudah postingan yang ke-7 nih, dan temanya bahas tentang satu cafe lagi yang hadir di Makassar dengan konsep kekinian lagi. Hologram Cafe. 

Letaknya di jl Onta lama nomor 54, posisinya sebelah kiri kalau dari arah veteran, sebelah kanan dari arah ratulangi. Cafe ini sudah beroperasi waktu bulan Mei kemarin, karena itu banyak deh foto teman-teman seinstagram berpose ria di cafe hologram. Salah satu komunitasku malah sering nongkrong di cafe itu. Saya jadi penasaran deh pengen kesana juga, tapi tunggu momen pas ya, kapan dan bareng siapa... 

Akhirnya saya kepikiran, karena sesi #sannengtalk5 kemarin mau bahas soal fahsion, jadinya musti cari cafe yang nyaman geras untuk foto-foto dan tentunya viewnya bagus. Kontak kak Ery dan kak Awie, mereka pun setuju untuk foto sesion sambil lunch di sana. Saya kontak juga si wartawan lincah kesayangan kami, Echa. Untuk bantuin ketemu sama owner atau pengelola cafenya biar kita bisa izin dulu gitu kalau mau foto-foto di sana hehehe. 


Baca juga postingan review Hologram cafe di blog kak Ery

Akhirnya siang itu kami semua janjian di Hologram cafe, saya bereng echa dan membawa duozam. Saya agak khawatir juga sih mana tau cafe ini tidak ramah anak-anak, dan anak-anak bakal bosan, kemudian rewel, nangis dan gak jadi deh foto sesionnya. Tapi rasa khawatir saya ditampik oleh hologram cafe siang itu.  
Echa yang lagi nyantai di sofa set signatur logo cafe hologram

The View
Saat masuk ke hologram cafe, suasananya yang meski warm tapi tetap terang, cerah, dan tidak terlalu gelap kekuningan. Saya selalu males datang ke cafe kalau lampu yang mereka gunakan kebanyakan kuning dan agak remang gitu hehehe berpengaruh sama hasil foto, dan bikin kita setengah mati menyetting eksposure dan white balance kamera hahaha. Ac nya juga dingin, segar, jadi bikin kita gak males keluar siang-siang, panas-panas, kalau tau tujuannya hologram cafe, langsung terbayang sejuk dinginnya. 

Saya langsung melayangkan pandangan ke seluruh area cafe. Depan pintu masuk ada sofa set dengan booth belakangnya dihiasi dengan batu gunung yang dirangkap besi, disitulah terpajang signatur logo hologram cafe. Untuk area welcoming juga ada yang cantik buat foto-foto, di sebelah kiri pintu, ada dua kursi rangkai model retro, dan background kayu yang berwarna original dan bersih, ada lampu-lampu kecil yang menggantung sebagai hiasannya.

Kami disambut oleh writers, ditanya ingin duduk dimana? Ternyata di dalam sudah ada kak Awie menunggu kami di kursi bagian pojok dalam cabin ala-ala jepang itu. Sambil menunggu kak Ery datang, saya mendiamkan dulu si duozam ini, duduk manis di kursi yang empuk. Soalnya duozam kalau kursi kayu suka malas duduk, lebih milih berdiri mereka hahaha. 

Sepanjang mata memandang, bisa dibilang saya jatuh hati sama view cafe hologram ini. Hologram itu kan stiker yang biasa tertempel di beberapa kemasan produk yang mempunyai arti "original" atau "asli" bukan palsu, dan untuk mengecek stiker hologramnya asli, kita miringkan dulu, kalau terlihat gradiasi banyak warna yang memantul, baru deh itu asli! Kupikir itu makna nama hologram cafe, ternyata ada makna lain lagi. 

Kata branch managernya yang kami temui, cafe ini sebenarnya dibuat dengan ide yang tiba-tiba dan bersyukur karena menemukan segalanya dengan cepat dan tepat juga, seperti design interiornya. Hologram cafe menampilkan konsep retro yang etnic, jadinya instagramable, kekinian, unik dan cantik terlihat dengan satu dominan warna Turqoise dikelilingi dengan warna lain yang meski akan tabrakan, tapi tetap terlihat keren. Tau sendiri kan sekarang kalau mau datang ke cafe, harus cafe yang menarik difoto, ya buat apa? buat di upload ke instagram! 


Saya suka cermin besar yang terpampang nyata sebagai pembatas ruangan cafe dengan toiletnya, itu keren !! Cafe ini dua lantai loh, lantai bawah ini untuk no smooking, dan lantai 2 khusus smooking. Saya suka jadinya yang no smoking diprioritaskan gitu :) anak-anak juga senang tanpa orangtua khawatir mereka akan terpapar asap rokok.

Sambil memesan menu, duozam mulai mengeksplore cafe, jalan-jalan, keliling, dan bermain di area kursi pintu masuk tadi, ahh senang rasanya menemukan cafe yang luasnya tidak bikin khawatir mama lepas anak, dan anaknya keluyuran jauh jalannya. di hologram cafe tetap bisa terlihat, ada cermin besar yang jadi spion untuk melihat tingkah laku anak mereka ngapain aja. 

THE MENU
Bisa dibilang, hologram cafe menyajikan makanan asian, western, pasta dan lainnya. Untuk kelompok sncak & appertizer dimulai dari kentang goreng, ubi goreng, dan gorengan lainnya seperti chicken wing, chicken popcop. Harganya cukup bersahabat dengan kantong, mulai dari 25rb sampai dengan 40ribu untuk sharing meals. 

Dibagian pasta, burger dan sandwich mulai dari harga 35rb-65rb

Makanan berat seperti ayam penyet sambel matah sudah sepaket dengan nasi, bakso, soup dan nasi gorengnya, harganya 38rb-45rb 

Pizza station, aneka pizza yang super renyah gurih dan enak ini bukan cuma berbentuk bulat dan kalau sudah dimakan jadi segitiga ya hihihi. Ada banyak pilihan pizza dan unik juga pizza nya kalau difoto. Ada volcano pizza, dan yang khas itu adalah pizza hologram style. Pizza-pizzaan mulai harga 50rb-80rb 

Minumannya juga banyak, mulai dari aneka milk tea, soda, kopi tentunya, dan juice-juice mulai dari harga 15rb-30rb 

Hari itu saya memesankan duozam kentang goreng dengan minuman greentea. Dan untuk saya sendiri karena memang lunch ya jadi butuh makan berat dong, saya memasan ayam penyet sambel matah. Saya suka banget sambel matahnya, asinnya pas di lidah saya, gorengan ayamnya juga renyah digigit, porsi nasinya bisa dibilang banyak loh, saya habisin dan menutupnya dengan segelas es teh manis yang segar alhamdulillah hihi. 

Saat billing, semua harga tadi belum masuk ppn 11% 

VIEW DI LANTAI 2 
Setelah makan dan saatnya foto-foto, saya membiarkan anak-anak bermain, mereka juga gak akan kemana-mana larinya karena saat itu di hologram cafe hanya ada kami berempat dan anak-anak, ada juga beberapa 2-3 tamu lain tapi bersyukur mereka tidak terganggu heheh santai aja main laptop pakai wifi.

Kami juga naik ke lantai 2 untuk foto di situ, cahaya di lantai 2 ternyata lebih terang loh. dan lebih banyak mural juga. Di lantai 2 ini sering ada live musik, dan nobar karena ada layar besar dan mini stagenya. Terdapat juga mushollah :)

Udah gak berpikir panjang lagi kan kalau mau ke hologram cafe, setidaknya review saya dan 2 kakak blogger kesayangan sudah cukup menuntaskan rasa penasaran teman-teman sekalian hehehe
sampai jumpa ya di #SannengTalks berikutnya :)

You May Also Like

11 comment

  1. Salah satu cafe yang recommended banget. Makanannya enak, plus tempatnya keren banget. Yuk ah ke sini lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayooo mbak awie mau lagi nih pewe di sana
      me time dulu lah gausah dulu bawa ekor ya smoga lolos hahahha

      Delete
  2. Buat emak2 yang selalu bawa balita ke mana2, penting banget tuh tenpat yang kita datangin ramah anak. Ya seperti Hologram ini. Tempatnya nyaman, anak2 bebas main.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya artinya kita masih bisa kontrol dari tempat duduk, jadi gak perlu kejar2 mereka kalo lagi lari hahahah
      yuk kesini lagi kak, me time dulu deh kalau bisa wkwkkw

      Delete
  3. sebelum berkomentar lebih jauh, mau ka tanya kak. Ada ji colokannya disana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. pastinya dong, tiap kursi ada bim
      wifi juga lancar hehehe

      Delete
  4. tempatnya instagramable banget ya, murah juga makanannya


    anggiputri.com

    ReplyDelete
  5. Wah children fiendly juga ya cafenya..cocok buat bareng anak2

    ReplyDelete
  6. Instagramable banget cafenya Mba. Cakeeep! ������ mana harganya juga ternyata ga mahal2 banget. Kalo main ke Makassar kayanya wajib kunjung nih

    ReplyDelete
  7. Wah, dicatet nih. Saya berencana ke Makassar dalam tahun ini. Mudah2an jadi :)

    ReplyDelete
  8. Beughhh..makin banyak saja ini kafe-kafe ngehits di Makassar :D
    Bulan lalu ke sana dan sampai bingung mau cari kafe yang agak sepi untuk jadi tempat kerja. Rame semua. Hahahaha

    ReplyDelete