Femme & CBFW 2018 Opening Ceremony : Beauty in Diversity dan Memperkenalkan Keindahan Kabupaten Gowa

11 April 2018
Salam semua, 
akhirnya sampai juga di hari H, pukul 10.30 wita, hari dimana gate Femme dan Celebes Beauty Fashion Week, resmi dibuka. Bertempat di Ballroom hotel Fourpoints by Sheraton Makassar, 
jl Andi Bau Djemma. 
Mulai dari 11-15 April 2018 
Pagi pukul 10.30 saya sudah berada di lobby hotel, menunggu teman blogger yang lain untuk barengan masuk kearea pameran femme. Sebelum masuk ke stage yang ada di ballroom lily, kami sempat saling menunggu dulu, serta saling memperharikan dresscode masing-maasing, Hehehhe iya undangan opening selalu ada dresscode : Etnik Indonesia. 

Sambil kami mengitari area pameran yang ada di bagian depan, belum belanja kok, cuma foto-foto dulu, karena tampaknya di dalam stage belum dimulai, sambil berjalan menuju stage, saling menyapa dengan para ibu Dekranasda yang kelihatan sedang bersiap untuk ikut masuk ke stage berbarengan. Di gate stage ada pemeriksaan undnagan dan id card, karena blogger punya undangan dan juga id card yang sehari sebelumnya dibagikan, jadilah kami langsung diantar ke sheet yang sudah ditentukan di undangan. 

Tampaknya acara masih belum mulai, video di screen masih memutar video-video sponsor dan highligth video Femme tahun ini, Beauty in Diversity, dimana dekorasi dan theme nya penuh dengan bunga-bunga dimana-mana. 

Terlihat rombongan dekranasda Gowa sudah memasuki area stage, Ibu Icha AZ Lily sang chair woman Femme juga tampak sudah hadir mengisi kursi kosong. 

Stage femme tahun ini agak berbeda dengan tahun kemarin, saya perhatiinnya sih stage tahun lalu lebih panjang dibanding dengan stage tahun ini, tahun ini agak kecil, tapi mungkin hanya tambah lebar saja ya. 

di screen sudah ada peringatan "Tamu undangan harap tenag, acara akan segera dimulai" dan ada peringatan dari suara MC, "para tamu undangan diminta tenang selama acara, tidak berdiri atau maju ke depan panggung, para teman media diminta untuk tidak menyalakan flash saat proses pengambilan gambar"

MC kenamaan Sulawesi Selatan, Ibu Ira Duati maju ke depan stage. Biasanya Ibu Ira ini di belakang stage aja, cuma suaranya yang kedengaran hhehehe tapi di opening ini beliau menampakkan dirinya dengan balutan busana songket dan tenun karya Didi budiardjo.
Ibu Icha AZ Lily memberikan sambutan, dimana beliau memberithaukan kepada kami semua, kalau gelaran Femme yang dirangkaikan dengan Celebes Beauty Fashion Week ini sudah yang ke 13 kalinya yang kali ini mengangkat tema Beauty in Diversity 

Menyatukan  Keragaman dalam Keindahan Peradaban Budaya Fesyen Nusantara. Femme dan CBFW telah berhasil menjadi magnet yang luar biasa sehingga menjadi pameran fashion yang selalu ditunggu tunggu bagi pecinta mode di tanah air. (khususnya di kota Makassar yang kami cintai).  

Dari speech Ibu Icha saya merangkum hal-hal yang ada di Femme tahun ini :
  • Gelaran FEMME dan Celebes Beuty Fashion Week 2018 ini menghadirkan 350 brand, 
  • 100 model lokal dan nasional, 
  • 2 Panggung utama
  • 50 designer ternama tanah air, 
  • 25 brand artis, 50 fashion show, 
  • 30 boot kuliner
  • dan spot foto selfie untuk para pengunjung Femme. 

Selain itu, setiap penyelenggaraan FEMME dan CELEBES Beauty Fashion Week ada beberapa perlombaan yang dimaksudkan sebagai wadah penyalur bakat baik kepada ibu-ibu IWAPI atau Deskranasda dan juga untuk anak-anak. Jenis perlombaan nya adalah :
  • lomba Top model cilik, 
  • pemilihan kebaya classic kartini by IWAPI Sulsel dan 
  • pemilihan Putri Bunga by Dekranasda Gowa.
Di samping itu juga acara lain seperti fashion show dari designer, talkshow, demo makeup, dan berbagai acara lainnya. Pokoknya banyak.


Sponsor Femme tahun ini adalah :
  • Four Points by Sheraton Makassar, 
  • LTpro, 
  • Bank BNI, 
  • Pertamina, 
  • APPMI dan lainnya.

Paling merasa haru waktu dalam sambutannya, Ibu Icha menanturkan rasa terimakasih kepada rekan-rekan media, dan blogger atas dukungannya selama event ini. Ahhhh... terimakaish juga ibu Icha.

Berikutnya adalah Bapak Bupati Gowa yang memberikan sambutan. Sebelum Bapak Adnan Purichitta Yasin Limpo naik ke stage, di screen terputar video tentang pariwisata dan keindahan alam serta seluruh karya-karya Dekranasda Gowa. Bangga saya sebagai warga Gowa. Akhirnya Gowa eksis juga,. Karena memang selama ini Gowa tampaknya kurang promosi. 

Bapak Bupati Gowa menyampaikan banyak terimakasihnya kepada para penyelenggara Femme atas diajaknya Dekranasda Gowa sebagai Host Femme tahun ini. Bapak Adnan merasa banyak sekali manfaat yang bisa diambil dari pergelaran Femme ini, antara nya :
  1. Bisnis wanita yang membantu pemerintah untuk meningkatkan perekonomian Indonesia, dengan mengurangi tingkat pengangguran dan kemiskinan yang ada dengan menciptakan lapangan-lapangan kerja.
  2. Civil Society yang meningkat. Masyarakat itu penggerak utama dalam akselerasi perekonomian yang ada.
Dengan bergabungnya Dekranasda Gowa di ajang Femme ini, akhirnya masyarakat jadi tau bahwa Femme bukan hanya milik Makassar tapi milik Sulawesi selatan, so ya untuk kabupaten lain, bersiaplah! tunjukan keindahan kabupaten yang ada di sulawesi selatan, tunjukkan di ajang femme ini.


Sambutan terakhir oleh I Gusti Ayu Bintang Puspayoga – istri Menteri KUKM (Koperasi dan Usaha Kecil Menengah) yang sekaligus menjadi Ketua Manajemen Usaha Dekranas (Dewan Kerajinan Nasional) Dalam speech nya beliau berharap Femme bisa jadi pendorong bagi para UKM untuk mempromosikan produknya dan mendorong UKM untuk lebih gencar lagi meningkatkan potensi sumber daya daerahnya masing-masing yang nantinya bisa meningkatkan hasil-hasil produksi yang berkualitas dan bernilai jual yang pada akhirnya bisa mendorong pertumbuhan perekonomian nasional.

Berakhirnya semua kata sambutan, dilanjutkan dengan menekan tombol sebagai tanda bahwa Femme dan Celebes Beauty Fashion Week tahun 2018, 11 April sampai dengan 15 April, resmi dibuka. 
Sesaat setelah peresmian secara simbolis itu, saatnya kami menyaksikan fashion show Beauty in Diversity. Menyatukan Indonesia dari Barat dan Timur Dalam Bingkai Peradaban Budaya Fashion Nusantara. 

Persembahan dari APPMI (Asosiasi Pengusaha Perancang Mode Indoensia) Sulawesi Selatan. Baju bodo yang dirancang dari bahan brukat tebal dan baju bodo organzha yang di payet dengan bunga-bunga yang indah dengan warna yang lembut dan menyegarkan. Sebagai simbol Tulolona Sulawesi.

Beberapa gadis berpakaian baju bodo serba putih dengan perhiasan bangkara' dan gelang emas khas Sulawesi, membawa kipas putih dengan gerakan yang pelan dan gemulai, menandakan anging mammiri yang sedang berhembus sejuk dan sepoi-sepoi, mengantar para tulolo sulawesi. 
Fashion show selanjutnya adalah fashion show "Woman in Diversity" 
Fashion show yang dibawakan oleh para wanita-wanita menginspirasi dari berbagai disiplin profesi. Mulai dari Dekranasda Gowa, hingga Dekranasda kota Makassar, IWAPI, dan APPMI sulsel. Wanita pekerja kantoran, karyawati, pengusaha, dan lain sebagainya yang selama ini telah mampu memberikan inspirasi untuk wanita lainnya agar terus memaksimalkan potensi keberagaman budaya yang ada di sulawesi selatan.
Selanjutnya Fashion show dari Didi Budiardjo dengan tema 
Port Cities yang bisa dilihat di link bawah ini

silahkan di klik ya diatas itu.

setelah fashion show penutup, fashion show dari Didi Budiardjo, dilanjutkan dengan keliling-kelieling area pameran, tapi saya sudah gak sempat sih, dilanjutkan besok karena masih akan ada hari ke dua ke tiga sampai ke lima. 

Hari ketiga FEMME yang jatuh pada hari Jumat tanggal 13 April 2018, akan di isi dengan Fashion Show busana Muslim semua loh, dari karya :
  • Kamila by Itang Yunazs, 
  • Rasyid Salim, Erdan, 
  • Khasanah Syari
  • Salt Executive. 
  • Ayu Dyah Andari, 
  • Ar Syari by Arifin Roni, 
  • Kursein Karzai, 
  • & Mandja by Ivan Gunawan. 
  • Dimalam harinya tak kalah spektakulernya Fashion Show Top Designer dari Rya Baraba, 
  • Chintami Atmanegara, 
  • Jenny Tjahyawati 
  • & Itang Yunazs. 


Pokoknya kalian wajib ke Femme sampai hari terakhir. Kenapa?
Hari terakhir Gelaran FEMME 2018 yang tepat pada hari Minggu akan di isi dengan fashion show sesi 1 oleh IFC, DANA. Rika Mule, Nita Seno Adjie, Arly Arka, Ridzuan Bohari, & Wakapolri. 
Sementara Closing Ceremony akan di tutup oleh Bpk Triawan Munaf Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia dan puncaknya juga menghadirkan designer kenamaan Mel Ahyar, menutup gelaran Femme ke 13 di tahun ini. 

Nantikan postingan berikutnya yaaaaaa..
3 comments on "Femme & CBFW 2018 Opening Ceremony : Beauty in Diversity dan Memperkenalkan Keindahan Kabupaten Gowa"
  1. mau ta mi juga ikut, tapi khusus perempuan kodong. Seperti biasa, foto-fotonya kak qia, keren-keren semua.

    ReplyDelete
  2. wow.. dari foto2nya aja udah kebayang gimana serunya FEMME & CBFW ini, benar2 event yg bertabur inspirasi dan kreativitas.. Makassar dan Sulawesi Selatan sudah semakin siap untuk mendunia.. semoga sukses dan makin meriah untuk tahun2 selanjutnya.. this is a very good review, kak Qiah.. thanks :)

    ReplyDelete
  3. Keren qiah liputannya lengkap plus photonya kece as always 😍

    ReplyDelete

Auto Post Signature