18 June 2016

Eat The Crab Sudah Ada di Makassar

Assalamualaikum wr.wb
Alhamdulillah sudah masuk bulan ramadan 1436 Hijriah atau 2016 Masehi, Ramadan kali ini saya bisa lancar berpuasa insyaAllah soalnya kan sudah tidak hamil dan tidak sedang menyusui kayak 2 tahun lalu hohohohohoho :>> ramadan tahun ini juga bisa kembali merancang berbagai kegiatan-kegiatan ramadan, dan saya memang merindukannya. Kesibukan menjadi ibu baru selama dua tahun belakangan ini membuat saya vakum di dunia organizer, and iam back! hhihihhii.

Event-event ramadan yang mengundang MAYSA jadi semakin banyak, saya dan teman-teman harus pandai memilah-milih event yang sinkron dengan visi dan misi kami.  Karena itu sore hari kemarin kami meeting untuk membicarakan tentang isi acara nanti.  Meetingnya dispakati di Dante amanagappa. Sekalian berbuka puasa bersama. Ternyata di sana ada yang baru loh! 

Eat the crab, yang di kenal sebagai restoran seafood kekinian yang mempunyai ide menikmati seafood dengan cara yang berbeda. Saya taunya suh Cut The Crab yang di jakarta, ternyata sudah ada di Makassar juga loh. Saya dan teman-teman MAYSA datang lebih awal dua jam sebelum berbuka puasa, ngobrol seputar event dan membahas rundown acara. Setelah itu kami memesan eat the crab yang baru launching tgl 21 mei kata pelayannya. Tapi minta di sajikan saat jelang buka puasa.
 
Eat the crab ini mungkin beli licensi kali ya dari jakarta, soalnya kalau frenchise kan harus punya tempat sendiri. Dan saya rasa makan seafood yang langsung berhamburan di meja ini kurang cocok dengan konsep cafe dante/agappa fest sih. Tapi agappa fest sukses kok menerapkan konsep makan kepiting unik asyik ini, terbukti karena menarik perhatian warga Makassar yang ingin mencoba,  jadi tidak perlu jauh-jauh lagi ke Jakarta dulu,  hehehe. 

Untuk harga dan porsi eat the crab ini dibagi tiga porsi,  yang pertama ukuran small untuk 1-3 orang, harga Rp. 150.000.  Medium untuk 2-4 orang harga Rp.  220.000 dan large 3-5 orang harga 270.000. Pilihannya ada kepiting dan kerang,  bisa juga digabung keduanya,  campurannya ada jagung dan sosis,  lalu kita diminta memilih mau saus telur asin,  lada hitam,  atau saus merah.  

Waktu itu kami memesan porsi medium dan small,  karena pesan porsi large sudah habis. Medium untuk saya berempat,  dan small untuk 2 orang lagi yang datang terlambat. Kami juga memesan nasi Rp. 9.000/porsi dan aneka minuman yang pilihannya ada di buku menu dante/agappafest terpisah dengan menu eat the crab. Tips dari pelayannya katanya pilih minuman yang bersoda biar kolestrol aman kali ya abis makan seafood hihihi.  

Kami tak menunggu begitu lama untuk bisa menikmati kepiting rebus pesanan kami,  pelayannya datang memasang plastik diatas meja dan membagikan celemek logo eat the crab yang berbahan kertas kalkir.  saya memesan yg pakai saus telur asin untuk ukuran medium,  Rasanya enakkk asinnya pas di lidah saya,  tapi lengkuas dan aneka rempah lainnya agak menyengat, overall lumayan kalau sudah di makan dengan nasi. Yang ukuran small dicoba dengan saus merah,  rasanya masih menang yang saus telur asin, karena agak hambar. Sebenarnya ukuran small dan medium ini jumlah kepitingnya sama,  ada 2 cangkang aja,  yang membedakan itu porsi kuah dan lauknya. 

Jadi rekomendasi dari saya coba saus telur asin aja dan minumannya pesan air mineral dulu kalau mau pesan yang tidak bersoda,  penetralisir. Saat adzan magribh, waktu berbuka puasa pun tiba,  agappa fest memberikan es buah untuk kami takjil sebelum kami melahap kepiting kami.  Yummm!! 
Ayo teman-teman yang mau ke eat the crab janjian2 dlu aja sama siapa yang mau kongsian, pasti kalau sendiri atau erda aja ga habis loh hahaha bayarnya juga jd hemat bisa patungan hehehe.  Selamat menanti waktu berbuka puasa ya. 
Sampai jumpa di review kuliner lainnya.  
Wassalam

Dante/agappafest instagran @agappa_fest
Alamat jl amanagappa (depan SMP Negeri 2 Makassar)  no tlp 04113611100

20 comments:

  1. Menurutku emang agak kurang pas sih konsep cafe kyk Agappa Fest ini dengan masuknya Eat The Crab yang makanan berat.
    Tapi saya tetap penasaran pengen coba, hiihii...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul ka er ya harusnya ada di tempat yang interiornya sederhana aja mi huhehehe.. Saya siap kak er diajak kongsian hahhaha

      Delete
  2. Replies
    1. Ayo kak idaaa saya siap dipanggil kongsian hehehe

      Delete
  3. Seperti biasa, foto2nya kerennnn *salahfokus :))

    Saya bukan penggemar kepiting bela, malaska buka ki cangkangnyaaa :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kak nani kalau di sini ada na siapkan ki tang nya kak heheh lupaka kasih tau dipostingan hihi,

      Delete
  4. Ohh di Dante Agapafest. Yayayaya.. pernah nongkrong di sini. Lumayan kopinya #eh . Bolehlah sekali kali ke sana. Kebetulan suka kepiting juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kak vita kak abby : sy siap diajak kongsian yuk yuk hahahhahaay

      Delete
  5. Iiihh... postingan ini bikin penasaraan deh, mau nyoba 😀

    ReplyDelete
  6. Seru juga ya buka puasa pake kepiting-kepiting ini. Mirip sama yg di Jkt hihi foto-fotonya bagus :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak di miripin sama di jakarta haha
      makasiy mbak

      Delete
  7. Foto2nya keren..kapan2 kl ke makassar mau coba jg

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih kak islah,, ditunggu di makassar hehe

      Delete
  8. Menunggu waktu berbuka puasa sangat menyenangkan di tambah lagi hidangan yang mantap akan menjadikan kita semakin bersemangat dalam menjalankannya.... tapi tetap harus menjaga kesehatan, hehe... salah satu penawar setelah mengkonsumsi makanan yang mengandung kolesterol tinggi adalah dengan menikmati jus buah. Jus buah akan menjadi pelengkap buka puasa..

    salah satu jus favorit yang belum terlalu di ketahui banyak orang adalah jus belimbing bintang, selain memiliki rasa yang menyejukkan juga memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh.


    izinkan untuk membagkan referensi http://manfaatdarialamkita.blogspot.co.id/2016/02/manfaat-buah-belimbing-bintang.html
    makanannya mantap...

    ReplyDelete
  9. Untuk harga minumannya kisaran harga berapa kak? :D

    ReplyDelete
  10. walo udh lama ada di jkt, aku malah blm nyobain mba... soalnya krn telanjur pernah makan kepiting papua yg capitnya aja segede tanganku, sejak itu jd ga kepengin makan kepiting lain yg biasanya kcil2 :D hihihi... tp mamaku yg prnh makan di eat the crab sih bilang lumayan bumbunya.. lupa juga yg mana yg dipsen sih...

    ReplyDelete