23 April 2016

Sukses Blogger Berbayar Dengan Perencanaan Finansial

Assalamualaikum wr.wb
Saya pernah membaca sebuah referensi buku tentang motivasi kehidupan, buku itu sepertinya difokuskan untuk meningkatkan keterampilan hidup ( life skill ) katanya, kemampuan mengelola hidup dan merencanakan masa depan dari tiap orang, akan menjadikan mereka menjadi orang besar. Dengan demikian akan terciptalah kontribusi individu-individu masyarakat terhadap kemajuan negara Indonesia. 

Bukankah ada pepatah barat mengatakan, “Jika Anda gagal merencanakan, berarti Anda sedang berencana untuk gagal “ 

Wuih baru intro sudah berat ya pembahasan, HAHA! tenang... ini sebenarnya gak berat dan tidak juga serius amat kok, mungkin ya sekedar serius sedikit tapi tetap ada santainya hihihik. Jadi tuh waktu hari Minggu kemarin, saya dapat undangan dari komunitas blogger Makassar untuk menghadiri sebuah seminar tentang finance. Awal liat undangannya saya sudah tau itu tentang asuransi. Beberapa dari kita mungkin masih rada gimana gitu ya kalau bahas asuransi. Tapi acara intinya sebenarnya adalah tentang merencanakan masa depan, yang berawal dari bagaimana menghasilkan rupiah dari hobi kita. Ya seberapa besar potensi yang ada dalam diri kita untuk sukses dengan hobby. Untuk apa? itu tadi, untuk masa depan.

Para blogger diundang untuk menghadiri acara ini, agar mereka lebih semangat lagi untuk memperoleh sesuatu yang "menghasilkan" dari nge blog! Ada narasumber sebagai bukti bahwa nge blog juga bisa sukses! siapa? siapa ya? Blogger Makassar yang sudah menjadikan blog nya sebagai pekerjaan, tak lain dan tak bukan, adalah Daeng Ipul www.daenggassing.com 
Siapa sih yang ngga kepengen punya blog yang keren, terkenal, pengunjungnya banyak dan tentunya bisa menjadi tempat untuk menghasilkan uang? Hampir semua blogger pasti mau ya meskipun tidak semua blogger mempunyai tujuan supaya bisa terkenal atau bisa menghasilkan uang. 

Semua blogger pasti berharap sukses ngeblog, namun tidak semua blogger mampu memelihara harapan dan semangatnya itu. Jumlah blogger di Indonesia setiap harinya terus bertambah. Namun dari blogger yang ada, hanya sedikit yang berhasil melewati fase ngeblog. Sebagian lagi tumbang di tengah jalan dan blognya ditinggal begitu saja. 

Daeng Ipul juga sharing mnegenai hal itu. Bagaimana kita harus konsisten nge blog, karena kadang beberapa blogger kehilangan fokus dan ingin mencoba hal lain, belum lagi kita punya sifat yang mudah menyerah, karena hasil yang didapatkan tidak datang dalam semalam, semua berporses. Daeng Ipul sendiri nge blog sejak 2004 dan baru 2009 merasakan hasil dari nge blog. Kalau saya sendiripun, nge blog dari 2008 baru merasakan "hasil" itu baru di tahun 2011, hasil yang saya maksud bukan hanya sekedar materi sih hehehehe. 

Ini juga tantangan besar bagi saya, perbedaan kehidupan sebelum dan setelah menikah, saya rajin nge blog karena masih belum harus mengurus suami dan anak-anak, sekarang untuk nge blog pun saya harus punya papan rencana waktu yang ideal untuk saya menulis blog. Sepintar-pintarnya kita lah mengatur waktu. Anak sudah tidur, baru bisa ngetak-ngetik blog. Memang akan ada banyak tantangan kalau kita mau sukses kan? So, Ayoooo semangat terus yuk hehe. 





Kalau sudah semangat nge blog dengan tujuan agar blog bisa menghasilkan, jangan lupa, ada juga aturannya loh. Bukan aturan secara khusus sih, lebih kepada tips! (silahkan lihat infografis*) dan kalau kita sudah dapat income dari nge blog?! apalagi selanjutnya? apakah akan berhenti di situ saja?
Jawabannya adalah, "Berkembang!!!" Ya kita harus terus mengasah dan mengupgrade kemampuan menulis blog dengan terus memposting konten-konten yang kreatif. Akan beda jadinya saat awal nge blog, waktu blog hanya sekedar hore dengan saat blog sudah menghasilkan.
Di seminar kemarin, saya tercengang mendengar cerita dari Bapak Kaiser, beliau hadir sebagai pembicara wakil dari sunlife finance. kata pak Kaiser, "Teman-teman tau gak, kenapa acara ini targetnya adalah para blogger??" Kita semua diam, "Tau gak, kenapa kami memilih kerjasama dengan blogger?" audience semua tampak senyum, kemudian pak Kaiser lanjut, "Karena teman-teman ini adalah orang yang paling dicari!! karena kalian meriset, mencari bukti sebelum mempublikasikan sesuatu, dan kalian para blogger melakukan itu untuk diri kalian sendiri."
Jesssssssss...! hehehe ada bangga didalam dada* ihiks.

Jangan merasa sia-sia menulis blog, menulis itu pekerjaan mahal kalau kita tekuni, bisa bergaji hingga puluhan juta, kata pak Kaiser. Lebih lanjut tentang finance, pak Kaiser kemudian bercerita tentang pengalamannya. "Prinsip bapak saya dulu, hari ini ya hari ini, urusan besok belakangan!! Jadi saya sekolah dimana nanti, mau jadi apa nanti, tidak direncanakan sama bapak saya. Akhirnya apa? Dua adik saya gak sekolah!" 

Semua orang mempunyai mimpi. Tapi tidak setiap orang memiliki mimpi yang besar, mimpi yang tinggi. Masih banyak orang yang mimpinya sederhana, tidak muluk muluk. Keluarga pak Kaiser memang hidup sederhana, biasa menjalani kehidupan mengalir seperti air, tidak neko neko. Tapi tanpa rencana! 

Hal demikian bisa saja jadi kesalahan fatal dalam menjalani kehidupan dari sisi finansial kita. Kita sebagai individu yang hidup di era modern, harusnya tau dan belajar tentang perencanaan masa depan. Seperti misalnya saya, ibu muda yang masih awam tentang finansial dan asuransi. Tentang keuangan keluarga saja saya masih pusing pelajarinnya dari bulan ke bulan, tahun ke tahun. Pegang uang sendiri dan pegang uang keluarga beda loh! kalau uang sendiri ya dapat berapa, mau beli apa, terserah. Kalau sudah uang keluarga yang dipegang, harus terencana semua.
Minimal ada tabungan lagi dalam tabungan (healah*) tapi ini serius loh teman-teman. 
Belum lagi, ada hal yang mengusik dan membuat kita goyah, Inflasi!!!
Harga dari tahun ke tahun naik terus kan? Paasti akan terasa biaya masuk ke sekolah, harga rumah, mobil, biaya naik haji, dan lain sebagainya. Lalu kapan sebaiknya saya harus mulai daftarkan perencanaan finansial saya? kemana? pada siapa? bagaimana? Sekarang rasanya sudah tidak sulit lagi menemukan konsultan finansial, sudah banyak loh! Tapi kita juga harus pandai memilih yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan kita. Yang pada dasarnya mempunyai misi membantu nasabah mencapai kesejahteraan dengan kemapanan finansial. Produk-produk dan layanannya telah teruji oleh waktu dan selalu disesuaikan dengan kondisi dunia, tempat kita berada. 

Seperti Brand Sun Life Finance ini, menggambarkan bagaimana mereka menjalankan bisnis dan menerapkan nilai-nilai. Inilah yang membedakannya dengan yang lain. Brand tersebut menggerakkan komitmen bagi terjaganya lingkungan sekitar dan terwujudnya tanggung jawab perusahaan, sekaligus menjadi pendorong untuk berbagai gerakan di dunia.

Jadi misalkan saya ingin merencanakan pendidikan anak-anak saya mulai dari sekarang, saya harus cari asuransi yang pas untuk itu, lain hal juga untuk asuransi kesehatan kami sekeluarga. Saya jadi menemukan manfaat besar setelah menghadiri seminar sunlife finance untuk blogger, minggu kemarin. Tentang usaha dan upaya kita bisa menhasilkan rupiah dari hobby nge-blog, sampai merencakan keuangan masa depan. Inilah mengapa hidup lebih cerah di bawah sinar matahari. :)

3 comments:

  1. Warbiyaaaasaaaaaaaa... kita memang harus berinvestasi agar tidak tergerus inflasi dalam membeli lipstick. Ya kan? Hihihi. Bagus Qiah, lanjutkan!

    ReplyDelete
  2. Ahhhh ini dia yang emang harus mulai rajin dipkirin dan dilakukan ehhe.
    salam kenal yaaa

    ReplyDelete
  3. Mba Qiah, kok kamu keren sih hihihihihi. Thanks 4 share ya. Seneng deh Sun Life ini banyak banget kasih pengajaran ttg mengelola keuangan tapi ngga pernah memaksakan kita beli produknya.

    ReplyDelete