23 June 2015

Seminar Parenting Tika Bisono

Assalamualaikum.wr.wb
Sejak jadi seorang Mama, saya mulai berburu kegiatan tentang parenting, dimana ada info seminar parenting pasti saya cek dan kalau tidak ada halangan, insyaAllah saya sempatkan untuk hadir. Ya maklumlah sebagai orang yang belim setahun menjadi mama butuh banyak-banyak asupan tentang parenting. Bisa sih didapatkan dari sekeliling kita, pengalaman keluarga misalnya, tapi kan pasti ada lah beberapa yang berbeda, ya beda zaman kan hehe... ada yang tidak mereka tau jadi bisa saya tau lewat menghadiri seminar parenting. 

Jadi Beberapa hari yang lalu, saya mendapat colekan (mention) di facebook dari kak Mugniar, salah satu anggota aktif KEB (Kumpulan Emak Blogger) di Makassar. Isinya invitation seminar yang diadakan oleh Tabloid dwi mingguan Mom And Kiddie yang bekerjasama dengan bank swasta OCBC NISP Makassar.
Diflyer info acara tertera nama seorang psikolog yang terkenal, Tika Bisono yang akan menjadi pembicara di acara seminar parenting tersebut. Wow!!! Selama ini saya cuma bisa menyaksikan mom Tika Bisono ditelevisi, terkahir menontkn beliau berkomentar tentang penyakit almarhum Olga Syahputra. 

Jadilah hari itu tanggal 13 Juni 2015, saya menyempatkan hadir ke Hotel Clarion, Sandeq ballroom. Saya agak terlambat datang karena registrasinya via membuka rekening di bank OCBC NISP. Begitu masuk kedalam ruang seminar, mata saya mencari-cari sosok Tika Bisono, lama celingak celinguk baru tau yang mana beliau, hehehe dikarenakan postur tubuhnya yang kecil dan ramping :D mom Tika membawakan materinya sambil bercerita seru. Memancing para peserta juga dengan pertanyaan-pertanyaan yang klasik tapi penting. 

Ada dua poin penting dalam seluruh materi yang mom Tika bawakan, yaitu tentang edukasi seks dan tentang gadget. Pertama liat judul seminarnya "Edukasi Seks Untuk Anak di Era Globalisasi" saya rada kaget. Heh maksudnya ngajarin anak seks gitu? Iiihh loh kok?! 

"NAH ini nih yang orangtua sering abaikan! Hal penting ini." Ujar mom Tika. Katanya kalau anak sudah mulai bertanya-tanya tentang seks, para orangtua biasanya langsung marah-marah. "HEH kamu kok nanya kayak gitu? Gak boleh! Itu jorok tau, kamu belum waktunya nanya-nanya kayak gitu" seru mom Tika mencontohkan ucapan orangtua yang kaget jika anaknya bertanya tentang seks. 

"Lah... anak bertanya malah diomelin, ke siapa dong jadinya anak mau nanya kalau bukan ke orangtua? Oke orangtua gak mau jawab, anak cari jawaban ke Internet! Kalau anak sudah cari jawaban di internet... yasudah... wassalam!" Ulas mom Tika dengan mimik kecewa yang dibuat-buat. 

Jadi, pendidikan seks itu seperti apa? Ini beberapa pemahamannya
Orang tua memang biasanya seperti agak mengalami kesulitan kalau harus bicara soal seks kepada anak. Saya aja waktu kecil sebenarnya gak pernah diajak berbicara tentang seks :D kata mom Tika Bisono kesulitan tersebut bisa disiasati dengan  menceritakan pengalaman kita sebagai orang tua di waktu menjelang remaja. Atau bisa juga melalui hal-hal yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Orangtua jangan jadi pasif, orangtua harus terbuka. Ayah memberikan pendidikan seks pada anak laki-laki, sedangkan ibunya pada anak perempuan. 

''Biar mereka lebih leluasa dan gak merasa takut kalau menanyakan tentang perkembangan tubuhnya,'' ujarnya mom Tika.
Tentang perkembangan tubuh anak kan hukum alam, tak bisa dicegah jadi orangtua harus siap. Yang dibutuhkan oleh anak yang tengah mengalami puberitas adalah penjelasan dari larangan orang tua. Jadi, mereka dapat menerima keputusan mengenai penerapan tata cara, norma, dan kedisiplinan. Misalkan saat anak perempuan mendapat haid, saat anak lelaki mulai mimpi basah, dan sebagainya.
Berikutnya adalah soal gadget. Jaman sekarang mungkin sudah hampir semua orangtua yang memfasilitasi anaknya dengan gadget. Awarnssnya disini adalah, jangan hanya sekedar memberikannya gadget tapi juga harus di waspadai. Memang banyak manfaat yang bisa diambil dari interner tapi tak semua internet bermanfaat baik. 

Mom Tika berargumen, "Anak kalau diam dirumah, gak keluyuran, dikamar aja seharian, udah dikira anak baik-baik. Padahal orangtuanya aja yang gak tau, anaknya ngapain di kamar? Internetan!" Jelasnya sambil geleng-geleng. 

Jadi begitu, jangan tenang dulu kalau anak malah diam dikamar dengan fasilitas internet serta privasinya yang orangtua berikan. Sebaiknya orangtua menempatkan komputer di ruang yang terlihat orang rumah, ruang santai, ruang tengah, dan lainnya, kecuali dikamar. Kalau anak punya laptop, tegaskan tentang jam internet. 

Tentang gadget juga, upayakan mendidik anak untuk tidak terlalu bergantung ke gadgetnya, seperti jaman kekinian sekarang kalau jam makan, tidak ada obrolan seru diantara keluarga yang ada hanya masi g-masing memegang gadget di tangannya. "Saya kalao di rumab suka lupa malah handphone saya di taro di mana!" Cerita mom Tika sambil nyengir.
Jadi, inti dari seminar yang mom Tika bawakan adalah untuk menekankan agar orang tua bisa bersikap sebagai sahabat bagi anak, sehingga anak tidak segan untuk berbagi cerita. Dari cerita anak, orang tua tahu bagaimana kondisi anak dan apa yang dia hadapi, sehingga orang tua bisa membantu mencari jalan keluar bila ada masalah atau kegamangan. Orangtua harua bersikap terbuka, agar anak juga terbuka dan tidak segan bertanya. 

Pokoknya kapan saja usia anak jika mereka mulai bertanya tentang seks, ataupun biologis perkembangan tubuhnya, orangtua sudah harus menyiapkan jawabannya. Memulai menjawab dengan menyertakan contoh, pengalihan atau langsung menjelaskan kebenarannya. Karena tempat bertanya pertamakali adalah rumah, rumah asli, rumah nyata. Bukan internet. Anak jangan dimarahi hanya karena mereka bertanya tentang apa yang ada dikepala mereka.

Yup begitulah ulasan yang bisa saya rangkum dan saya share di blog saya. Sebenarnya tidak lengkap sih tapi bisa kok di searching di google kalau misalnya ada yang bikin penasaran lainnya hehehe. Setelah mom Tika selesai membawakan materinya, pihak penyelenggara tidak langsung menutup acara, rupanya ada acara-acara selanjutnya, yaitu pemiluhan best dress (di undangan peserta diminta memakai dresscode, merah mempesona, hehehe.) Kemudian ada pengumuman pemenang lomba mewarnai yang diadaka  sehari sebelumnya oleh nasabah OCBC NISP. Sesion paling akhir adalah makan siang dan berfoto bersama.
Bersama mak KEB makassar . Mak aida & mak mugniar
Iam wearing cape dress by MarylessHijab :)


17 comments:

  1. aku itu pakein gadget buat mainan .____.
    semoga nanti pas dia sudah waktunya nanya2 ini aku bisa jawab dengan baik
    btw, bagus sharingnya ...
    Makasih ya mak

    ReplyDelete
  2. Wooww keren nian mak :) Pagi itu saya dalam dilema, antara menemani anak menerima rapor dan mengikuti rangkaian acara di sekolah anak atau ngotot ke acara Mom & Kiddy with OCBC NISP, akhirnya milih untuk ke sekolahan, menggandeng tangan anak dan melangkah dengan senyum di wajah. Kebahagiaan anakku jadi pilihan pertama ketimbang duduk manis belajar ilmu parenting sementara hati anakku kecewa tidak didampingi maknya di antara teman2 yang bercengkerama dengan mak mereka. Thank you sharingnya mak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya pergi waktu anak sudah selesai terima rapornya, bu Ani ... kebetulan juga papanya yang ke sekolah karena saya di rumah belum selesai mengurus si bungsu dan urusan rumah lainnya. Jadi saya masih menunggu kedatangan anak saya sebelum pergi :)

      Qiah, bagus2nya fotonya. Izin simpan beberapa ya :) Makasiiih :)

      Delete
  3. iya internet itu ada baiknya ada enggaknya, kita harus bisa memilah mana yang baik untuk anak, anakku biasanya suka nonton di youtube, tapi aku usahain selalu liat apa yang ditontonnya

    ReplyDelete
  4. Iya ya mbak, anak sekarang mana ada sih yang gak kenal gadget...Ponakanku yang baru 2th kurang aja uda bisa buka yutub buat liat thomas atau nonton kartun lewat HP ortunya. Harus benar-benar diawasi ya supaya gak sampai membuka hal-hal yang tidak diinginkan.

    ReplyDelete
  5. perlu lebih diperhatikan nih anak kalau lagi main gadget

    ReplyDelete
  6. waktu anak2ku smp di sekolah islam,mereka sdah dibekali pengetahuan tentang sex dan pergaulan remaja spt gaya pacaran masa kini itu,serta doa-doa keseharian.misalnya ketika mereka mimpi basah,hal itu sudah mereka bicarakan dengan papanya jauh sebelum mengalami,dan ketika mengalaminya mereka membangunkan papanya,dituntun mandi bersih dan membaca doa yang sudah diajarkan di sekolah.begitu juga dengan gadget,ada aturan yang memang harus disepakati bersama berlaku untuk seluruh keluarga.seperti di meja makan tanpa gadget,komputer di ruang media serta cable tv hanya ada di ruang keluarga.makasih sudah share,semoga diacara lain kita bisa ketemu ya.

    ReplyDelete
  7. hmm makasi buat ilmunya, maaak.
    karena aku belum punya anak jadi buat tambah wawasan aja :D
    Mudah2an aku bisa batesin pemakaian gadget, soalnya keponakanku udah parah banget kl pegang gadget. Hiks, sedih deh!

    ReplyDelete
  8. @suria riza: iyaaa mbak icha ^_^ kalau anak aku masih bayi dua2nya hihihihihi :D

    @Ani Nanrang: Iyaaa buu, semoga dilain acara kita bisa ketemu yaaaa ^^ infoin ya bu kalau seumpama ada kita tau seminar parening lagi hehehe atau sekedar kopdar IIDN sama kak @Mugniar: oiya kak Mugniar, iye ambil maki foto hhehe :-*

    @Gusti Indah Primadona: Betul mbak, kata mom Tika juga gitu harus tau apa yang anak surfing di internet.

    @handdriati: iyaa mbak anak skrg mmg gitu huhu orangtua benar-benar harus cekatan menyiasat. misalnya mendownload duluan film2 kartun yang anak suka, biar lgsg dinonton drpd seacrhing sendiri.

    @Obat Tradisional MERS: betul ^^

    @novie @vierose22: wahhh luarbiasa bu, iyaa harusnya memang seperti itu, dari rumah sudah tau dasarnya, diluar, disekolah sisa mengeksplore saja. insyaAllah bu semoga bisa ketemu sesama emak blogger makassar :)

    @Anesa Nisa: sama aku juga masih buat tambah wawasan aja dulu inih soalnya anak masih pada bayi hehehehe.

    ReplyDelete
  9. Aku gak jadi ikutan huhuhu u.u

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaaa dwii .. aq cariin mau ktmu bumil hohoho.. bumil bedrest yaaa.. hehehe sehat2 selalu dwii dan cababy nya yaaaa.. moga nanti di event lain ketemu lg kita :*

      Delete
  10. Sayang banget saya kurang info ttg seminar ini, padahal penting bgt buatku yg punya anak2 udah beranjak remaja...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huuaahh iya kak err..sudah 2 mi di' yg jelang puber. ini infonya via facebook
      saya upload ke path itu hari ( tp gak nge tag sih)
      maybe lain kali kalo ada seminar2 parenting lg saya tag ya kak hehe :)

      Delete
    2. Huuaahh iya kak err..sudah 2 mi di' yg jelang puber. ini infonya via facebook
      saya upload ke path itu hari ( tp gak nge tag sih)
      maybe lain kali kalo ada seminar2 parenting lg saya tag ya kak hehe :)

      Delete
  11. makasih gan buat infonya dan semoga bermanfaat

    ReplyDelete
  12. terimakasih bos infonya dan salam sukses

    ReplyDelete