20 May 2017

Menjaga Wibawa Suami

Awal menikah biasanya anak gadis selalu dapat suguhan atau wejangan tentang nasehat-nasehat bagaimana cara menjadi istri yang baik untuk suami. Saya sendiri pun sejak pertama menyandang status seorang istri, biasanya mendapat nasehat seperti itu dari tante, sepupu, dan kerabat lain yang sudah jauh lebih dulu membina bahtera rumah tangga. Berbeda dengan Ummi yang sebetulnya tidak terlalu banyak memberikan wejangan seperti itu. Kenapa? Ummi tidak serta merta memberikannya semua ke saya.

Suatu hari, setahun pernikahan saya (kurang lebih ya) saya sedang ada di rumah Ummi, ikutan berkumpul sama tante di teras. Mereka sedang membicarakan sepupu saya yang cowok, yang baru beberapa bulan menikah. 

"Jengkel ku liatki itu anak datang pegang tas cewek, baru banyaknya lagi orang di situ..." celoteh tante Ida.

Tawaddhu Berpikir

Seandainya "mereka" hidup di jaman Rasulullah...

Seandainya orang ini hidup di jaman Nabi: 
Melihat Nabi memimpin perang Badar, Uhud, Khandaq dll,...
Mereka akan berkata: Nabi kok hobinya perang, mestinya Nabi itu mengajarkan kedamaian, toleransi, kebhinekaan, seperti aku ini...

Mendengar Nabi berdoa "Semoga Allah merobek-robek kerajaannya (kerajaan persia)"
Mereka akan berkata: Nabi kok mendoakan jelek, mestinya Nabi itu berdoa yang baik-baik, seperti aku ini...

Mengetahui Nabi menghukum potong tangan bagi pencuri wanita dari kalangan bangsawan, kemudian Nabi marah karena ada yang coba-coba menawar hukuman tsb...
Niscaya mereka pun akan berkata: Nabi kok keras dan pemarah begitu, mestinya Nabi itu mengayomi dan mudah memaafkan, seperti aku ini...

19 May 2017

Cafe Makassar Instagramable : Masakini Food And Gallery

Salam semua,
Mungkin teman-teman di Makassar sudah pada tau tentang Masakini Food & Gallery yang terletak di jl pengayoman no 34, tentu saja karena cafe ini hits sejak pertengahan tahun 2016 kemarin. Saat soft launching saja sudah banyak beberapa orang-orang ternama di Sulawesi Selatan berkunjung ke cafe ini. Dan seketika itu, di instagram pun bertebaran foto teman-teman yang swafoto ria atau bahkan prewedding di cafe ini. 

Masakini Food & Gallery, nama itu dipilih kak Ryni dan suaminya, sang owner. Saya mengenal kak Ryni Rauf Svindall sejak tahun 2012 saat saya aktif-aktifnya di komunitas fotografi, berkenalan dengan kak Ryni lewat teman-teman komunitas fotografi, saya suka melihat style kak Ryni dengan anak lelakinya, Sondre yang punya wajah "bule" karena ayahnya Sondre memang berkebangsaan Norwegia. Kak Ryni adalah seorang wanita yang aktif dan energik, punya banyak ide dan saat itu memang sedang membantu suaminya menjalankan bisnis furniture yang cukup besar. Sejak hadir dipernikahan saya di tahun 2013, bisa dibilang itulah terakhir kalinya saya berjumpa dengan kak Ryni. Selama ini kami hanya berkomunikasi lewat messenger facebook saja. Kak Ryni sempat membahas tentang rencananya mendirikan sebuah eatery/cafe, mungkin karena kesibukan masing-masing kami jadi jangan kontak. Meski begitu saya masih sering "stalk" ke facebooknya yang lewat di timeline saya :) dari sekian-sekian statusnya saya dapat info kalau kak Ryni sudah jadi Pegawai Negeri Sipil. 

3 tahun berlalu sejak itu, akhirnya kak Ryni mulai memposting sedikit demi sedikit foto bangunan cafe, dan sampai di tengah tahun 2016 akhirnya launching dengan nama Masakini Food & Gallery. Sebuah padanan kata yang bisa jadi "Masak ini..." untuk menyampaikan ke orang-orang tentang makanan yang disajikan, dan juga "Masa kini" yang tentu saja, memang bakalan hits dan kekinian. thats a brilliant name :) 

13 May 2017

Macz12euni Trip To Lombok Part II Menuju Gili Trawangan

Salam semua, 
hiks banged ini lama updatenya, soalnya saya nunggu foto dari panitia biar lengkap gitu dokumentasi sama ceritanya beriringan, tapi gak muncul-muncul fotonya hiks.. maklumin kesibukan para panitia yang selesai liburan langsung masuk kantor urus ini itu dan diklat juga hihi. Kemarin waktu liburan [21 April 17] saya kewalahan banged mau foto-foto perjalanan wkwkwkwk , ya Duozam dibawa gitu loh. hihihik 

Okelah, jadi postingan ini lanjutan post sebelumnya saat berangkat liburan _ bisa dibaca di sini " "Macz12euni Trip To Lombok Part 1" 

Saya bangun subuh, dan anak-anak juga ternyata bangunnya cepat, jadi saya langsung mandiin, ayahnya standbye depan pintu kamar mandi untuk tugas pakein baju anak-anak :D Pagi hari pukul 08.00 kita semua sudah harus bersiap-siap, saya dan suami bergantian sarapannya, soalnya suami harus bantu panitia untuk memindahkan barang bawaan para rombongan ke bagasi bus. Ternyata kita langsung checkout dari hotel, dan semua barang harus dipacking kembali. Ya kan nginapnya di Gili Trawangan ya HAHAHAH untung gak buka langsung banyak barang dari kopor dan ransel-ransel kami, termasuk dua stoller yang saya bawa. Dresscode pagi itu sudah ditetapkan, baju kaos reuni yang sudah dibagikan semalam. Dan khusus buibu kan jauh hari sebelumnya udah siapin mix match nya dengan warna kuning. 

07 May 2017

Belanja di Toko Online Favorite, Dapat Cashback Loh!

Upload foto anak di instagram, kebanyakan para emak saling ber DM (direct message) ria :
"Beli bajunya dimana? lucu deh"
"Ukurannya beli samaan?"
"Jual baju itu gak mbak?"
"Beli baju buat duozam dimana biasanya?"
"Baju kaos anak yang murah dan bagus dong infoin,..."

Saya suka fashion, dan tentunya memperhatikan outfit juga kan ya, tau lah sedikit jenis bahan yang bagus dan yang memang tidak over budget. Saya pun gak lupa sama anak kok hehehe, jangan sampai emaknya stylist tapi suka lupa anaknya kadang dibeliin baju pakai seadanya aja, etdah! Tentang duozam, saya suka pakaikan mereka baju yang kembaran, meski mereka bukan anak kembar hihi. Karena mereka masih usia 2-3 tahun, baju yang nyaman mereka kenakan itu ya bahan kaos yang dingin. Orang-orang kadang sering juga nanyain, "Beli baju dimana buat duozam biasanya?" 

Rata-rata para emak punya jawaban sama, Beli di online shop !

02 May 2017

Macz12euni Trip To Lombok Part I Keberangkatan & Kedatangan

Assalamualaikum wr wb
Apakabar semua ? Bulan April ini ada 3 longweekend skaligus loh ya, benar-benar bulan yang pas dijadikan bulan liburan dan bulan cuti. Waktu seperti ini lah yang dimanfaatkan oleh teman-teman Ayahzam untuk reunian. Setelah 10 tahun lulus dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara bidang Pabean dan Cukai, mereka semua tentu saling kangen dan ingin berjumpa-jumpita manja dengan sahabat-sahabatnya jaman dulu, yang memang sih sampai sekarang mereka masih aktif berkomunikasi lewat group whatsapp, karena memang kerjaan dan kantor mereka yang mengharuskan bertemu-bertemu hihihi. 

Dulu saat saya masih tinggal di rumah dinas Jakarta, teman angkatan Ayahzam yang juga masih tugas di Jakarta sering mengadakan pertemuan rutin karena arisan dwi bulanan, pertemuan di cafe atau tempat makan, atau di rumah masing-masing, ngobrol-ngobrol dan saling memperkenalkan Istri masing-masing dan kami para istri pun akhirnya akrab. Sempat saya dengar dari Ayahzam bahwa angkatan mereka memang akan mengadakan reuni, dan itu di pulau seribu dan hanya Bapak-bapaknya aja, gak bawa keluarga. Tapi entah kenapa ditunda. Akhirnya baru setelah 1 dekade lewat dua tahun, alias 12 tahun menjadi alumni STAN angkatan mereka akkhirnya memutuskan untuk reunian, dan keluarga diajak serta. 

Sebulan sebelum hari H acara reuni Ayahzam dan teman-temannya, kami para istri juga heboh di group line HAHAHAH kita punya group arisan istri-istri beacukai angkatan 12 yang domisili Makassar aja sih, tapi ada juga beberapa istri yang domisili Jakarta tapi bergabung di group line karena sudah lebih dulu kenal, ya namanya PNS mutasi kemana-mana. 

"Moms, katanya bapak-bapaknya mau reunian nih ke Lombok, ajak istri anak, pada ikut gak?"
"AH iya sudah dikabarin bapaknya tadi, aku rencana mau bawa semua anak-anak..."
"Saya masih bingung nih moms soalnya bertepatan juga dengan jadwal ujian"
"Masih menimbang-nimbang nih,"
"Saya ikutan semua anak ikut juga, ayoo Mom pada ikut, saya cuti"

Tentunya banyak diskusi-diskusi sebelum hari H itu, ada yang memang harus mempertimbangkan dulu, karena punya anak kecil, anaknya sekolah, ada yang memperhitungkan budget dulu, izin cuti yang musti di ACC dulu, dan banyak lagi. Tapi karena semangat untuk ketemu kembali setelah 12 tahun lamanya tak saling bersama, akhirnya 38 nama kepala keluarga tercatat untuk berangkat ke Lombok bersama keluarganya masing-masing.