14 February 2017

Resto Makassar : Jeonju Korean BBQ

Satu lagi konsep makan dengan All You Can Eat di TSM Makassar nih, Jeonju Korean Resto. Kayak Shabuqi all you can eat juga di lokasi yang sama, dalam Mall Trans. 


Konsep makan All you can eat adalah sistem penjualan menu di restoran dimana konsumen hanya membayar satu kali untuk dapat menikmati semua menu yang tersedia dengan konsep prasmanan atau buffet dengan batasan waktu tertentu. Kalau secara translete bahasa ya all you can eat itu bisa makan semuanya.

Tapi ada hal-hal yang tidak dibolehkan loh di resto all you can eat ini, kita dilarang membawa pulang makanan yang tersaji di meja buffet All You Can Eat. Kemudian nih ya kita dilarang menyisakan makanan yang telah kita ambil. Di beberapa restoran all you can eat, akan ada charge atau biaya tambahan kalau tidak menghabiskan makanan yang kita ambil, hhuhihihi dendanya sama dengan harga paket yang sudah kita pesan. Makanya kalau ada all you can eat jangan suka khilaf ngambil banyak ke meja, biasakan sedikit-sedikit dulu, kalau mau tambah ya tinggal berdiri lagi ngambil lagi.

Nah lanjut ke Jeonju Korean Resto. Jeonju merupakan nama kota di Korea Selatan, letaknya di bagian barat. Tepatnya di provinsi Jeollabuk-do. Dari situlah nama Jeonju diambil sebagai nama restoran korea ini yang baru buka 18 januari kemarin dan HALAL. Jeonju ini ownernya sama dengan Shabuqi, Ibu Dewi namanya. Bedanya Shabuqi itu kan rebus-rebusan, nah Jeonju ini bakar-bakaran, alias barbeqiu. Apakah rasanya juga sama kalau ownernya sama?

Di Jeonju juga punya menu penawaran perorangan yang wajib kita bayarkan sebelum puas mengambil makanan lain yang disediakan di buffet.
  • Regular (188.000/dewasa 128.000/anak) menu utama yang didapat adalah Beef (top round) ikan salmon (cuttleFish) dan ayam
  • Premium (258.000/dewasa. 138.000/anak) menu yang didapatkan adalah Beef (striploin), prawn (udang/cumi), ikan salmon dan ayam
  • Spesial (288.000/dewasa. 188.000/anak) yang kita dapatkan, Beef (striploin ) daging kambing, udang/cumi ikan dan ayam. 
Menu itu bisa teman-teman liat dulu di depan pintu masuk bersama pelayannya, sebelum memutuskan untuk masuk duduk menyantapnya. Karena memang kita harus menunggu tempat duduk soalnya pertama buka sih ya jadi rame gitu hehehe, tapi untungnya saya waktu itu datang kesana pas selesai magribh jadi langsung kebagian tempat duduk khusus untuk 2-3 orang. Biasanya penuh karena sudah ada yang reservasi duluan. Kami memesan yang reguler untuk 2 orang dewasa, abangzam tidak dihitung karena belum berusia 3 tahun hiehiheiehie.

Dalam menunya, kita juga bisa memilih saos untuk me-marinated dagingnya, jadi semacam untuk citarasa daging nanti. Pilihan saosnya ada 
  • La galbi [paling favorite sih ini ya menurutku]
  • Mdekjeok Seogogigul [agak asin gitu]
  • Jeonju special original [ini rekomendasi pelayannya]
Saat pesanan sudah datang, pelayannya menawarkan untuk membantu membakarkan daging-daging yang kita pesan, sekaligus membantu me-marinated daging tersebut. Sembari itu, saya dan suami gantian ambil makanan side dishes di buffet prasmanan, yang tentunya banyak sekali pilihannya. Mulai dari nasi goreng, nasi putih, sayur-sayuran, sosis, goreng-gorengan, kimchi, soup, aneka saos, aneka cemilan, dan paling utama itu harus ada banged bagi saya adalah, CABE POTONG :D

Seperti yang dibilang tadi, ambil side makanan jangan banyak-banyak sampe ada sisa, hehhe jadi ambil ke meja sedikit dulu. Tapi ini makanan yang di sjaikan sebagai menu pemesanan utama banyak sekaliii loh teman-teman, jadi menurutku untuk harga yang ditawarkan per orang itu memang lumayan mahal tapi worth it sama porsi dan rasa.
 
balik ke pertanyaan yang awal itu, apakah kalo ownernya sama, rasa makanannya juga sama? kali ini jawabannya adalah tidak! menurutku side dishes atau makanan di buffet prasmanan yang ada di shabuqi lebih enak dibanding di Jeonju ini, makanan yang ada di buffet agak terlalu dingin dan berkesan pucat, untuk sayur memang segar semua, tapi untuk makanan lain, seperti kimchi rasanya kurang greget di lidah saya, pokoknya lebih suka kimchi yang ada di shabuqi. Sop yang disajikan di jeonju juga hambar sekali sih ya dan rasanya tidak berkesan di lidah. Tapi untuk daging yang di BBQ ini sama kok juaranya :) 
overall, makan di jeonju mengenyangkan dan menu utamanya enak, daging-dagingnya empuk dan lunak, memberikan kita kenikmatan cita rasa BBQ korea. Tapi ya itu tadi, side dishesnya kurang gret di lidahku :) siapa tau teman-teman yang mau mencoba ke Jeonju punya review lain. sampai jumpa di review resto/cafe lainnya ^^

9 comments:

  1. itu kaos yang dijadiin header... bagoooooss!!! *thumbs up*
    kepikiran aja loooh dy bikin gituan..

    :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huehehheheehe makaasih mba icaaaa aq mmg lg produksi kaos2 gituan hhahaha side business :D

      Delete
  2. Jelang makan siang, mampir ke sini jadi makin lapeeeer. Foto-fotonya selalu juara ����

    ReplyDelete
  3. Sebenarnya saya ga terlalu hobi sama makanan korea..tapi sepertinya ini kudu dicoba 🙈

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayoooooo kakk ,, hehe tp sy lebih prefer ke myoung ga sih hehe

      Delete
  4. Dagingnya kita ngambil sendiri kyk hanamasa apa udah dijatah dari restonya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau dagingnya sudah di jatah mbak,, side menu nya yg qt bebas ngambil sndiri hehe, hanamasa blum ada di makassar nihhhh

      Delete
  5. wah enak ya mbak, all you can eat, tapi memang harus dihabisin kalau nggak kena tambahan biaya. Jadi kepengen makan di jeonju deh. Btw, thanks sharingnya ya mbak ;)

    ReplyDelete