28 October 2016

Shabuqi TSM All You Can Eat

Shabu-shabu adalah makanan Jepang jenis Nabemono berupa irisan sangat tipis daging sapi yang dicelup ke dalam panci khusus berisi air panas di atas meja makan, dan dilambai-lambaikan di dalam kuah untuk beberapa kali sebelum dimakan bersama saus yang mengandung wijen. Di dalam panci biasanya juga dimasukkan sayur-sayuran, tahu, bakso, dan lainnya. 

Saya mengenal makanan ini sejak SMA, dan pernah satu kali makan di Resto Makassar Suki yang terletak di jalan Sumba, dulu di sampingnya ada bioskop. Kesana makan Shabu-shabu dan sejenisnya dalam rangka merayakan hari ulangtahun sahabat saya. Dari situlah saya tau cara penyajian dan makannya gimana. Tahun 2015 sudah mulai banyak restoran korean or japanesse food di seantero Makassar. Mulai dari Mall sampai hotel dan Resto Cafe lainnya. Tapi sejak saat makan-makan di acara ultah sahabat saya itu, saya tidak pernah lagi mengunjungi restoran serupa, baik itu X.O suki, Sunachi, Shabu Tei dan lain-lainnya. 

Sampai suatu hari disebuah event, saya mendapat undangan sebagai buzzer acara. Sebelum pressconference dimulai, semua buzzer dan media diundang untuk makan siang di Shabuqi Trans Mall Makassar, dekat starbuks. Dari namanya saya tau, pasti menunya ya sushi dan soup atau paling tidak ya tempatnya aja di Shabuqi tapi makanannya pesan menu prasmanan ala di kawinan. Tapi saya salah. setelah bertemu dengan teman blogger yang lain, saya duduk dipersilahkan duduk.

27 October 2016

Duozam dan Gadget

"Bundaaaaaaa.... Gantiii!!! Gantii!!!" 
Teriakan itu terus melengking kalau saya tak beranjak segera setelah Abangzam meneriakkannya. Itu artinya dia sedang menonton youtube di smartphone saya, dan di tengah jalan videonya, Abangzam bosan dan ingin ganti ke channel lain. Dia belum bisa mengganti sendiri, dia cuma tau simbol play dan kalau itu ditekan, video terputar. Selain itu dia masih minta tolong saya. Saya sudah beberapakali sih mengajarinya, tapi kadang dia masih bingung antara simbol play dan simbol next, dia lebih senang langsung menekan simbol play, dan video yang terputar itu lagi itu lagi, dia pun marah. Tantrum pun tak terelakkan, smartphone dibanting karena tidak sesuai dengan keinginannya. 

Semua video channel youtube yang memang khusus edukasi anak, saya save offline di smartphone. Jadi masih bisa memutar walaupun mobile data mati, hemat kuota! Sejauh ini sudah ada 52 video yang saya save offline. Saat smartphone saya dipegang Abangzam dan Si adiknya, saya hanya membukakan video offlinenya. 

open offline video 1 : terputar ... belum lima menit.. "Ganti Bunda,,. Ganti!!"
open offline video II : terputar... baru semenit, "Gantiiiiiii..."
open offline video III : terputar... "Gantiiiii, teja' ini... gantiiiiii"
Kembali tantrum! Begitu terus sampai video ke 20an baru dia tenang, itu pun videonya tidak semua selesai dia nonton. Jadilah offline video yang terkumpul itu tidak efisien lagi. Mobile data harus on, dan dia bisa ganti sendiri kalau youtubenya online LOL!! 

Kenapa Duozam bisa lengket sama gadget ?

26 October 2016

UthiesFood, Pelopor Paru Goreng Rica Khas Makassar

Assalamualaikum wr. wb 
Teman-teman yang di Makassar pasti sudah tidak asing lagi dong sama menu jeroan favorite satu ini, Paru goreng rica! Saya sudah pernah post soal Paru goreng rica ini sebelumnya, di sini. Tapi ya karena ketagihan sama sesuatu yang enak, lezat, gurih, postingannya juga lagi dan lagi :D dan kali ini saya melakukan pendekatan ke sang owner Uthies Food online shop, penjual paru goreng rica pertama di Makassar yang sekarang ini sudah jadi icon kuliner oleh-oleh khas Makassar

Saya kan langganan nih ya, jadi pengen juga coba kenal-kenal sama ownernya, hihihi dan ternyata ownernya ini yang langsung turun tangan menggoreng dan meracik serta meramu paru rica sampai akhirnya jadi dalam satu kemasan lucu cantik. Biasanya kan owner kuliner olshop tuh bukan dia yang masak langsung, paling mungkin cukup sebagai suplier, tambah kagum deh saya, dan tambah "jleb" juga karena berpikir apa cuma saya yang gak bisa masak di dunia ini T_T saya share ya tentang owner Uthies Food ini :)

11 October 2016

Cafe Makassar : Publiq Dine & Wine

Hai, salaam semua :) 
postingan saya review cafe lagi nih. Kali ini cafe yang saya review bukan terbilang cafe baru juga sih karena cafe in isudah buka sejak 22 Juni kemarin. Publiq Cafe menggusung western & asian food resto ini memberi tagline cafenya sebagai cafe dine and wine. Letak cafenya jl arif rate no 7 makassar. Sekarang kan cafe gak melulu soal santapannya atau apa yang disajikan di tiap menunya. tapijuga suasana dan viewnya. Untuk anak nongkrong Makassar, Publiq cafe jadi pilihan yang kece kalau mau duduk santai sambil foto-foto ala liburan. Awal-awal buka, cafe ini ramai pengunjung, ya namanya juga orang penasaran pasti pengen nyobain nongkrong di cafe baru yang menurutku design bangunannya unik dan belum ada yang samain di beberapa cafe-cafe Makassar lainnya. 

Hari itu saya janjian sama kak Inart untuk sekedar nongki bareng, karena sudah lama janjian untuk saling sharing tapi tidak ketemu juga waktunya hihihi, akhirnya bisa dapat waktu. Sebelumnya sudah saling menentukan mau ketemuan dimana, saya juga ada sedikit 'tugas' jadi mau minta bantuan kak Inart sebagai 'food styling' jadi cari tempat yang kiranya pencahayaannya bagus, ya jadilah di Publiq Cafe. Beberapakali mau mampir di Publiq Cafe tapi selalu belum dapat momentnya, kemarin waktu arisan sama teman-teman juga pilih tempatnya di sini, tapi karena sayanya yang gak bisa datang jadi belum kesampaian.