26 September 2015

Milk Me Cafe

Assalamualaikum wr.wb reader :)
Siapa yang suka minum susu? susu sapi, yang panas atau dingin? Tau gak? saya ini orangnya paling malas minum susu loh. Hahah bisa dibilang saya kayaknya alergi susu, pas abis minum susu pasti oerut rasanya mules dan gak kepalang tanggung saya bisa diare. Waktu hamil aja saya gak minum susu materna, diganti dengan vitamin nutrisi tabletan aja sama dokter hhheh. Padahal susu itu banyak sekali manfaatnya untuk kesehatan, bahkan kecantikan loh! asalkan kita konsumsi dengan baik dan rutin. Saya pemalas mau gimana Y_Y 

Tapi, tapi, tapi ... ada cara enak minum susu sapi loh. Kemarin saya iseng-iseng jalan sore di daerah sekitar jalan Jatiwarigin. Dekat dari rumah di pondok bambu soalnya. Kemudian dari seberang jalan liat cafe imut dengan nama 'Milk Me" jadi saya mutar balik dan mampir. Cafenya mini sweety banget loh. Saya mampir sekitar jam 15.00 belum terlalu ramai dengan pengunjung, sudah ada beberapa orang sih. Pas masuk, unyu banget semua interiornya, gak banyak tapi cukup unik menurutku, terlebih lagi plavonnya.  
Spot favorite di cafe ini, yang banyak tempelan jendela vintage, bagus untuk dijadikan spot foto, jadi saya selfie dolooo (teteuup-behihik) pencahayaannya bagus diruang itu.

22 September 2015

#OOTDalaAku : Yang Unik Namun Tetap Nyaman

Salaam semua
Lama sekali rasanya tidak posting lagi soal OOTD (Outfit Of The Day) di blog saya ini hehe., memang sih sudah agak jarang keluyuran keluar rumah, secara udah ada ekor duaaaaaaa makemak hahah :v jadi seringnya kebanyakan dirumah aja. Faktor kelupaan foto juga sering jadi kendala gak mempostingnya saya tentang OOTD hihihi. (Kasian gak ada yang mau fotoin, nasib tukang foto*)

Sampai akhirnya saya blogwalking, dan menemukan beberapa postingan blogger tentang #OOTDAlaAku. Rupanya itu giveaway, jadi ikutan deh ^o^ saya kan selalu suka tentang hal-hal berbau fashion, jadi sempat-sempatin aja ngikut. Bukan sekedar tertarik sama hadiah Giveawaynya. Tapi juga mau sharing tentang OOTD Ala Aku dari tahun ke tahun yang -rupanya-nih-ya-berevolusi-juga. hihihi 

21 September 2015

Bertemu Langston Hues di Kota Tua

Salaam semua ^^

Sudah liat webiste, Buku dan instagram diatas? kenal kan semua sama Langston Hues? seorang fotografer fashion yang mengkhususkan pemotretannya di jalanan, Onthe Street. Tahun 2013, lelaki yang biasa disapa dengan "Abang hitam manis" di Indonesia, mulai menitik fokuskan kameranya tentang Hijab Fashion. Dia keliling dunia untuk memotret gaya fashion hijab diseluruh dunia. Tak lama setelah itu, di Indonesia @Wardahbeauty mengeluarkan buku baru tentang gaya berhijab wanita diseluruh dunia dengan photographer international dari Amerika Serikat, yup!! dialah Langston Hues.  fotografer dibalik buku Modest Street Fashion, khusus hijan. Sekarang tersedia di Toko buku Gramedia loh. 

Buku abang Langston bukan hanya tentang busana muslim, tetapi tentang tren fashion sederhana yang terdiri dari berbagai rancangan para desainer muslimah, blogger fashin, dan semua muslimah lainnya yang berpakaian sopan tapi stylish pada saat yang sama. 

"Saya menyadari bahwa iman, fashion dan spiritualitas bisa bekerja sama dengan indah," Kata Abang Langston. 

18 September 2015

Xiaomi Yi Action Camera

 Saalm semua pengunjung blog ku :)
sehat semua ya, aamiin.
Sudah pada tau belum tentang kamera Xiaomi Yi ? Xiaomi ada juga yang nama merk hape, tapi ini Xiaomi Yi, kamera action, serupa dengan kamera GoPro itu loh. Action kamera yang dirancang untuk satu tujuan: mengabadikan momen dari sudut, posisi, ataupun kondisi yang hampir tidak mungkin dan tidak bisa dilakukan dengan kamera biasa.

15 September 2015

Apakah Saya Menantu Yang Baik?

Assalamualaikum readers :)
Setelah menikah, suami dan mertua adalah satu paket yang harus kita terima. Bukankah menikah menyatukan dua keluarga dalam satu ikatan persaudaraan. Tentunya kita ingin menjalin hubungan yang sebaik-baiknya dengan semua keluarga dari pihak suami. Minggu lalu, Mertua saya (Bapak dan Mama) datang berkunjung ke kediaman kami di Jakarta. Dan meningap selama seminggu. Setelah mereka pulang, dalam benak, saya bertanya "Apa Bapak dan Mama nyaman selama disini? Saya menantu yang baik bukan ya?" Pertanyaan itu terus menghantui.
Saya sudah beberapakali menceritakan tentang mertua saya di blog ini. (baca Tentang Mertuaku , dan Mertua di Hatiku) diantara banyaknya kesamaan antara saya dan mama mertua saya, ada juga perbedaan diantara kami. Yang paling menonjol adalah Mama mertua suka sekali memamask, sedangkan saya, malas sekali memasak. T___T Jadi pas mertua datang, nginap selama seminggu, saya pun agak kalang kabut sebenarnya, tapi tetap berusaha calm down dan berperan profesional sebagai menantu. *ciee apadeh* Sebenarnya mama dan bapak ornagnya santai aja, gak menuntut sebuah kesempurnaan penataan rumah harus ada ini, harus ada itu. Mereka apa adanya, memaksimalkan apa yang ada. Nah ada beberapa problema-problema yang terjadi selama Mertua saya menginap.

13 September 2015

Thamrin City : Menunggu Mertua Selesai Shopping

Assalamualaiku.wr.wb
Siapa yang gak kenal sama Thamrin City? Semua mungkin sudah pada tau di Thamrin City ada apa aja. Yupsss Thamrin City ini salah satu pusat wisata perbelanjaan di Jakarta pusat. Mulai dari batik, tenun, rangrang, dan segala jenis kain dijual disini. Baju fashionable, gamis, dress, segala jenis hijab, semua pusatnya disini, di Thamrincity.

Mama mertua saya ingin sekali kesana berbelanja, sudah beberapa hari menginjak Jakarta, belum sempat ke Thamrin city, kemarin cuma sempat ke ITC Cempaka Mas yang dekat dari rumah, meski ada waktu, kita diberitahu teman kakak ipar, kalau ke thamrin city baiknya hari senin atau kamis. Jadi kita menunggu sampai hari kamis aja dulu, karena senin, suami masuk dinas pagi dan gak ada yang bisa nganter selain suami (kan cuma dia yg hapal jalan jakarte*hihik)
Hari Kamis pun tiba, senangnya hati Mama mertua, juga saya :D shopping time siapa yang gak senang. Exited lah mama mertua saya saat dibilang belanja disana lebih murah dibanding di Makassar atau di Pare-pare, yang bisa duakali lipatnya T_T. Jangan salah ya, meski mama mertua saya sudah punya 13 cucu selera fashionnya juga up to date loh hehey dan sekarang ini mama mertua lagi senang sama setelan gamis ala Lyra Virna gitu. Sekalianan juga mama mau nambah koleksi dasternya, pakaian dinas sehari-harinya hihihi.

Jadilah kita berangkat pagi, setelah sarapan, naik mobil pribadi (kalau naik kereta kasian Bapak sama Mama) perjalanan kesana dari arah durensawit-kampung melayu- sisa terus-terus aja ke arah sudirman dan tanah abang. kita melewati jalan non tol (flyover) sudah kelihatan Thamrin city dari atas disebelah kanan. TAPI kita musti mutar kan diseberang, nah mutarnya ini yang bikin kita merasa lebih lama dijalanan T_T antrian kendaraan mengular sampai ke Bunderan H.I. Untungnya si dede Maraja tidur aja selama diperjalanan. Pas masuk Thamrin juga kita cari parkirnya susah sekali, dapatnya masa' di lantai 5 euyhh!

Ini pertamakalinya juga sih saya ke Thamrin city, dan selamat !!! akhirnya juga ya merasakan macetnya. uhff. Sampai ke Thamrin, kita janjian sebelumnya sama kak Hesty, yang udah tau seluk beluk dimana toko di pasar tasik yang murah dan bagus barangnya. Kak Hesty sudah sejam tadi menuggu di Thamrin. Karena kelamaan dijalanan, pusing mencari parkiran, bikin kita laparrr, jadi makan siang dulu sebelum keliling.

12 September 2015

Tips Hemat Makan Di Holycow

Assalamualaikum dear pembaca blog ku :)
Sehat selalu ya. Aamiin
Semua pada tau kan ya Holycow steak house? sudah ada 15 Camp (cabangnya) di kota Jakarta-Jogjakarta-Bali-Surabaya dan yang terbaru, di Makassar. kalau kita googling wahhh akan nampak banyak blog yang menuliskan review-nya tentang makan di Hoycow, dan semua bilang ENAK!!! Di Indonesia, steak masih jadi makanan nomor kesekian-sekian, jauh dari makanan pokok. Beda dengan negara luar san ayang makanan hariannya memang dibuat steak. Orang makan steak musti pikir duakali baru jadi, karena range harga steak itu berkisar antara Rp. 100.000,- sampai Rp.500.000,- kok mahal gitu sih kan daging sapi di pasar segini-segitu aja harganya. Hehe, harga tidak akan menyalahi rasa. Untuk diketahui steak yang harganya mahal itu karena daging sapi yang digunakan adalah daging Wagyu.

Nah Holycow ini, dengan mengusung tagline "Wagyu for Everyone" adalah steak house yang didirikan oleh seorang chef bernama Aafit, yang dulunya kerja di stasiun TV nasional, tapi dapat pencerahan pengen buka steak house yang enak, mewah, tapi harga terjangkau. Kenapa prioritas utamanya adalah daging Wagyu? apasih daging Wagyu itu?

Wagyu adalah jenis ras sapi Jepang, yang sapinya sejak berumur 3 bulan, mulai masuk peternakan dengan desain khusus. Jauh dari keramaian, sepi, dan tenang, supaya sapi bebas dari stres. Suhu di dalam kandang terjaga agar tidak dingin atau panas saat terjadi perubahan cuaca. Sedemikian eksklusifnya, bahkan bagi setiap orang yang masuk ke dalam kandang wajib disterilkan supaya sapi tidak kena kuman. itu demi apa? demi daging yang empuk dan enak itulah. 

Yang sudah jadi pecinta steak, makan steak di holycow ini aslii lebih enak daripada kita makan steak di hotel-hotel bintang lima lainnya menurut saya dan teman-teman yang lain, paling utama juga ya karena lebih murah tapi Kualitas tetap dijaga sekali oleh Chef Afiit. di Holycow range makan steak mulai dari harga Rp.60.000,- sampai dengan Rp.300.000,- tetap aja mahal untuk seonggok 200gram daging sampai 400gram. ?? 

Sering saya biasanya ngajak teman, tapi beberapa bilang, "Duh... mahal ah, mending ke cafe ini aja" sama loh, biasanya kalo kita ke cafe, mesen makan minum, ujungnya juga harus berbayar Rp.100.000an kan? dan porsi makanan di cafe juga "gaya" banget alias gak cukup mengenyangkan, sedangkan di Holycow, makan 200gram daging dengan kentang tebal gurih, hoaamff mumbassoro' jadinya :D Tapi tenang, berikut saya akan kasih tips hemat makan di holycow. 

09 September 2015

Selamat Ulangtahun AyahZAM

Salam semua :)
Disuatu pagi, saya senyam senyum dihadapan ayahZAM dan bilang, "Sayang... ulangtahun ta ini hari, hehehe..."

AyahZAM yang masih sambil nutup mata, berusaha buat bangun lagi (kebiasaan abis subuh bobo lagi*) cuma bilang, "hoaaaaammhhhss... Trus... ?"

Datarrrrr....
yes !!! (ㄒoㄒ)

Ayahzam memang tipe yang menurutnya ulangtahun itu bukan sesuatu yang kudu diucapkan selamatnya. Biasa aja. Dari sjeak dia kecil, gak ada yang namanya ulangtahun dirayakan atau dikasih ucapan selamat, sekedar Happybirthday yang disingkat HBD aja, gak ada. >,<

Jadi, pagi itu berlangsung seperti biasanya saja. Karena hari Minggu, dan ada Mama (mertua saya) jadi ayahzam bertugas antar mama kerumah keluarga di Tanungpriok, saya dirumah aja sama dede' Raja. Pas mereka pulang, baru saya bilang ke Mama,

"Ma... ulantgtahunnya galebo-ta ini hari..."
"Iya kah? tanggal berapa je' ini hari?"
"Tanggal Enam ma.."
Mama langsung balik kebelakang nengok ayahzam yang baru masuk dari pintu, mama bilang apa?
"Tanggal berapa ko lahir kah?"

Jeeeeeeeeeeesssssss..... (✖﹏✖)

Mama gak tau tanggal lahir anak kesayangannya, cuma diingatannya, ayahzam lahir di pagi hari jam 10, hari ahad katanya. "Sudah 28 tahunmi umurnya Ma,..." celutukku, Mama tersenyum, "Tua mako je'" Ayahzam ekspresinya juga tetap datar saja. (musik musik itu matiin musik!!! bubar!!) haha!

Tapi, ulangtahun itu bukan tengan ucapannya, kuenya, atau perayaannya. tapi tentang sudah sejauh mana siklus kehidupan yang kita jalani. yang Ayahzam lalui, lelaki yang bersamanyalah saya akan menghabiskan seluruh hidup saya. Beribadah bersamanya, bermakmum padanya. Dari saya, kini dia sudah memiliki dua orang putra yang masih bayi (iya masih bayi* anak pertama-kedua cuma beda 10bulan #behihik) Tapi di postingan kali ini saya mau mencoba nulis-nulis tentangnya, dengan menyadur cerita dari Mama mertua yang sering sekali menceritakan masa kecil ayahzam.

05 September 2015

Jakarta Bersama Mertua

Assalamualaikum wr.wb
Hari ke dua setelah Bapak dan Mama mertua datang ke Jakarta, kami lanjut lagi jalan-jalan. Kali ini memenuhi keinginan Bapak mertua saya yang ingin sholat di masjid Istiqlal Jakarta. Katanya "Bapak sudah sholat di Mekkah, tapi belum pernah sholat di masjid icon Ibu kota negeri sendiri" hehehe. 

Bapak penasaran seperti apa masjid Istiqlal di Jakarta, selama ini cuma lihat dari televisi saja. Saya juga loh setelah kesekian kali ke Jakarta tapi gak pernah mampir ke masjid istiqlal. Ini bukan pertamakalinya Bapak dan Mama ke Jakarta sih, mereka terkahir ke Jakarta tahun 1985. Saya dan suami belum lahir, tentu mereka meraskan perubahan besar-besaran ya terhadap ibu kota. 

Namanya orangtua, kalau jalan-jalan pasti mau yang ditempat berserajah atau paling tidak tempat outdoor yang pemandangannya indah. No Mall. Kecuali mama sih ya sampai sini cari wisata belanja yang murah meriah, yess me too :D

04 September 2015

September Ceria : Mertua Datang Kita Shopping

Assalamualaikum wr.wb
Sudah masuk bulan September ya, harus ceria dan semangat dongsss kan September ceria. Oiya saya abis baca blog tentang kenapa September dibilang September ceria? Di blog kak eryvia, ternyata itu judul lagu dari Vyna Panduwinata (kurang updatenyo saia*) selain itu memang loh bulan September itu seluruh dunia merasakan perubahan. Negara yang mengalami 4 musim biasanya di bulan September memasuki musim gugur. Kemudian yang di bagian Selatan masuk musim semi. Sedangkan di negara-negara tropis seperti Indonesia telah masuk musim hujan. (copas from blog kak Ery

Nah jadi, berawal dari situlah keceriaan bulan September dimulai. Dan apa saja keceriaan saya itu bulan ini? Awal bulan ini senang dan cerianya adalah karena Mertua saya datang dari Parepare ke Jakarta. Mama dan Bapak.

Saya ceria karena suami ceria banged, kedua orangtuanya pertama kalinya menjenguknya sejak sudah sepuluh tahun jadi anak rantau. Biasanya suami aja yang pulang kampung, Mama dan Bapak belum pernah ke Jakarta. Maklum usia mereka sudah jauh lebih tua dari Papa dan Ummi saya yang masih gesit kesana kemari. Tapi alhamdulillah, Allah memberikan kesehatan ke Mama dan Bapak untuk berkesempatan datang ke Jakarta menengok anak bungsu kesayangannya itu.

Suami bahagia sekali, saya melihat jelas di matanya, meski suami orang yang paling tidak bisa mengekspresikan diri, kalau ada bahagia atau sedihnya saya bisa langsung tau itu. 

Sehari setelah Mama dan Bapak dijemput, Mama langsung punya rencana mau wisata belanja, alias Shooping!!! Yeay ! Hihihi, saya dan mama mertua memang punya banyak kesamaan, termasuk shopping juga euy! Cuma bedanya kita satu! Saya suka kalau suami brewok, tapi mama BIG NO banged kalau liat anak bungsu kesayangannya itu brewokan (jadilah suami cukuran) demi menyenangkan mama. HAHA!!

Rencana shopping kita mau ke Thanrin City yang-katanya-belanja-disana-murah- tapi menurut kak Hesty (teman kakak ipar* yang tinggal di Bekasi) kalau hari Jumat itu pasar Tasik gak buka, ala percuma ke Thamrin kalau bukan hari seni dan kamis. Jadinya first step shopping kita kali ini ke ITC Cempaka Mas. Janjian disana sama kak Hesty yang-udah-banyak-tau-stand-murah hihik.
first step shopping kita kali ini berdurasi lima jam saja dulu, nanti kapan waktu baru dilanjut lagi, untung sudah dapat tas dan dress yang mama mertua sukai :D saya sebenarnya gak ikut keliling nyari-nyari, cuma kak Hesty dan Mama aja yang keliling, saya nunggu di tempat makan sama suami. cuma karena pegel gendong si dede perjalanan dari durensawit ke ITC cempaka mas, lumayanlah... (untung gak macet) jadi bikin ngantuk juga ya ;p