20 March 2015

Friends Meetup : Bundanya Almh. Sitti Fatimah

Assalamualaikum wr.wb
siang tadi ada kesempatan ketemuan sama sahabat saya sejak SMA sampai ke bangku kuliah. dan abangZAM bisa ikut karena tempat janjian ketemuannya deket, di Cafe London jl. alauddin. ada pepatah mengatakan bahwa : "Pada akahirnya sahabat-sahabatmu akan pergi meninggalkanmu, entah itu karena cita-cita, karena cinta. raga berpisah tapi jiwa tetap saling mendekat dengan saling mendoakan" seperti saya dan Chipiet. sejak SMA sampai kuliah selesai selalu bareng-bareng tapi semenjak kuliah selesai, kami menempuh jalan masing-masing. saya duulan sih yang menikah, kemudian chiepit menyusul 7 bulan kemudian. 

setelah melahirkan abangZAM alhamdulillah mendengar kabar juga kalau dia sudah hamil juga. dan tanggal 17 Januari lalu, harusnya dia sudah memiliki dan menimang bayi mungilnya yang diberi nama Sitti Fatimah Maulidia Mutahharik. kok Harusnya? iya Harusnya sih... tapi karena Hak Allah Subhana Wa Ta'ala bayi mungil yang lahir lewat rahim Chipit dengan berat 3,3kg panjang 48cm dengan jalan persalinan norman, hanya mampu bertahan hidup beberapa jam setelah dilahirkan ke dunia. innalillahi wa innaillaihi rodjiun. 
saya masih dijakarta waktu mendengar kabar duka itu, membayangkan chipit dari kejauhan dengan hati berdesir. mencoba memposisikan diri berada di tempat chipit, bagaimana perasaannya? setelah 9 bulan mengandung, berbahagia dalam penantiannya, tapi pada akhirnya hanya bisa menimang bayi mungilnya dalam hitungan jam saja di dunia. saya hanya bisa berbela sungkawa lewat BBM saya juga sempat menanyakan sebabnya tapi Chipit hanya bergumam "Qadarullah sayang... dokter bilang semua normal, tapi entah..." kemudian saya berhenti bertanya lagi. takut menyinggung hatinya yang begitu kempis dalam dukanya. Tapi pada akhirnya Chipid sempat BBM lagi, "Sedihku Qiah... semua teman-teman sudah gendong anaknya, sudah dipanggil mama... saya kodong? dapat nasib begini..."  Ya Rabb, airmata menetes baca BBM nya. cuma bisa bilang sabar untuknya. cuma bisa menggantungkan harapan pada doa untuk kekuatan hatinya. tapi saya yakin, Chipid wanita yang tegar. tapi setegar apapun kita, kalau soalan anak dan ibu, tidak ada yang bisa membahasakan dengan pasti perasaannya. anak sakit saja kita bilang mau semangat, tegar, dan kuat. tapi tetap hati terenyuh lemah, tidak tega...malah sering meyalahkan diri sendiri atas sakitnya anak. apalah lagi kalau di posisi Chipit seperti itu. 

jadi Siang tadi, alhamdulillah bisa berjumpa, dua hari sebelumnya kita janjian, Chipit pengen sekali ketemu abangZAM katanya. jadi deh atur waktu dan minta izin suami juga nenekZAM. abis jumatan cuss kerumah Chipit menjemputnya, trus lanjut ke alauddin cafe London. disitulah Chipit kemudian menceritakan kronolis wafatnya almarhumah bayi Sitti Fatimah. kata Chipit semua berjalan normal saja, seperti kebanyakan ibu hamil yang sudah mau melahirkan, merasakan sakit/kontraksi. sampai di Rumah Sakit Budi Mulia, diperikas masih pembukaan dua, menunggu kemudian hingga sembilan jam lamanya. saat periksa denyut jantung janin dengan menggunakan stetoskop dan dopler, didiagnosa jantungnya lemah dan tidak terdengar normal 120-140/menit. diambil tindakan di USG juga denyut jantung melemah. sempat dikirakan janinnya tidur. sampai kemudian Chipit kontraksi hebat dan proses lahiran pun dimulai. semua normal, Chipit mengaku hanya dua kali mengejan, lahirlah Sitti Fatimah dengan suata tangisannya. namun Chipit belum bisa bernafas lega, karena berselang setelah itupun, datanglah Dokter mengabarkan kalau Bayinya itu sudah meninggal. 

"Dari sejak hamil awal terimester sampai proses lahiran, anakku itu tidak pernah menyusahkan saya, saya sehat dan baik-baik saja, anakku juga berusaha sendiri untuk jalan lahirnya ke dunia... tapi kenapa yaa Rabb.. hanya diberi usia beberapa jam..." ulasnya di hadapan saya. 

sambil tersenyum, Chipit melanjutkan, "Saya peluk jenazah anakku, pipinya tembem kayak bapaknya, jari-jari tangannya gembul, dia seperti sudah besar Qiah... kelihatan kayak bayi usia 3 bulan, padahal baru lahir" 

"Sampai sekarang kadang-kadang ASI ku masih netes, kalau netes jadi keinget lagi tentang Fatimah..."

yaa.. Hak Allah Subhana Wa Ta'ala terhadap usia manusia. almh. Sitti Fatimah di perkenankan hadir didunia untuk sekedar mengucapkan salam kepada keduaorangtuanya, kemudian kembali lagi ke pangkuan Allah dan menjadi bidadari Surga, menantikan kedua orangtuanya di gerbang Surga yang Jannah. aamiin. saya dan teman-teman hanya bisa terus menyemangati Chipit, mendukung, menemani, serta mengingatkan agar selalu Tabah, ikhlas dan Ridho terhadap Jalan kehidupan yang telah Allah siapkan untuknya dan suaminya kelak. semua yang diberikan Allah adalah yang terbaik untuk UmmatNYA.
Bunda Chipit, bundanya almh.Fatimah semoga segera menyusul lagi kehamilannya ya. banyak doa dilangitkan untuk almarhumah Sitti Fatimah Maulidia Mutahaartik :*
masih banyak yang mau diceritakan lagi sih tapi yaa karena mak-emak cuma punya waktu sampai jam 4 sore, jam makan abangZAM jadi harus cuss balik hehe. sampai jumpalagi dilain waktu dan kesempatan ya, kita nanti rencananya mau jalan kulineran dari gerobak ke gerobak, soalnya kalao cafe ke cafe udah mainstream katanya hahahaha. see u :*

No comments:

Post a Comment