30 November 2014

EARLY SECOND PREGNANCY

Assalamualaikum wr. Wb
Hello,  ada suprise lagi dalam kehidupan saya...  Yup sesuai judul postingan saya,  hamil kedua :D 
Alhamdulillah diberi lagi kepercayaan sama Allah untuk dititipi embrio dalam rahim saya yang minggu demi minggu akan bertumbuh menjadi janin,  kemudian menjadi bayi mungil yg terlahir kedunia nantinya.  InsyaaAllah :) 

Sebenarnya saya agak bimbang dan dilema, besar rasa khawatir.. Anugrah ini datang terlalu cepat,.. Kondisi fisik dan psikis yang saya khawatirkan,  tp ya namanya rejeki, Allah yang ngasih... Tentu dengan rasa penuh syukur harus diterima dan dijalani. Karena bagi Allah itu yang terbaik untuk kita.  Dan kita dianggap mampu :)

Setelah melahirkan babyZAM bulan july lalu,  sebenarnya banyak sekali rencana atau planning saya untuk keraktifitas (tentunya merawat baby) tapi ternyata diberi lagi masa kehamilan.  Jadi tuh ceritanya begini..  Selesai masa Nifas, ada beragam informasi yg saya dapat tentang program KB. Ada teman yang bilang jangan KB kalau masih Menyusui,  karena biasanya mempengaruhi kualitas ASI kita untuk babyZAM,  kemudian yang kedua dari ummi,  bilang biasanya Dokter gak mau nyuntik kalau belum menstruasi.  Jadilah saya menunggu masa mens dulu baru KB dan lagipula babyZAM gak ASI eksklusif.  

Suatu pagi saya di dapur bantuin ummi lagi nyiapin sarapan untuk keluarga, tiba-tiba badan lemas dan kepala oleng,  rasa pengen pingsan.  Saya langsung terduduk di kursi meja makan,  ummi liat dan kemudian nanya,  "kamu sudah dapet blom?" saya langsung ingat tanggal,  dan sepertinya memang sudah lewat 2 minggu dari masa jadwalku. Ummi dengan nada agak tajam langsung bilang,  "sana beli testpack... Kayaknya kamu hamil lagi.." 

Dan jreengg..  Benar! Positif. 
Masa ngidam pun tak terelakkan, saya ke dokter kandungan, dan katanya kandungan saya sudah 10 minggu di minggu ke dua bulan oktober. Sedang babyZAM si calon abang.. Usianya menginjak 3 bulan. Jadi kalau seumpamanya adeknya lahir sesuai prediksi dokter, babyZAM usianya 11 bulan (belom genap setahun,  udah dapet adek) 

Saya sempat diskusi dengan teman-tenan sy bilang "eh saya hamil lagi nih, " komentar yg datang tuh pada bilang "astaga... " , "hah?! " dan sejenisnya... Sama kagetnya pun dengan saya, ya salah saya gak segera Suntik KB sy ga tau kalau rupanya masa sehabis nifas adalah masa subur-suburnya wanita.  Sepanjang saya merasa bimbang ini,  saya sambil tetap istiqamah,  percaya pada qada' dan qadar yang telah Allah tetapkan untuk saya. Waktu berjalan,  saya sudah hijrah ikut suami ke Jakarta. Saya bertekad akan keep fight again untuk #dedecan (begitu kami menyebut bakal bayi kami hehe) saya gak mau anti didalam kandungan si #dedecan merasa tidak di inginkan.  
Shukran Allah wal hamdulillah :) 


26 November 2014

PRO KONTRA VAKSINASI/IMUNISASI

assalamualaikum wr.wb
kali ini saya mau membahas tentang imunisasi dan vaksinasi babyZAM dari sejak ia lahir hingga kini di usianya yang ke-5 bulan. awal dia lahir babyZAM menerima imunisasi berupa Hepatitis 0 (nol) dan vitamin K agar dia tidak trauma karena dia bayi yang lama dipintu lahir. oiya beberapa waktu lalu dari sebuah artikel islam, saya membaca bahwa Imunisasi dan vaksinasi itu asalnya dari Yahudi, dan haram bagi umat islam untuk mengimunisasi anaknya. bacanya sempat membuat dahi berkerut. ternyata memang pro dan kontra tentang imunisasi anak ini sedang jadi trend perbincangan hangat dikalangan para orangtua. tentunya saya tidak mau begitu saja menelan bulat-bulat membenarkan apayang ditulis artikel itu. saya kembali menelusurinya, benarkah haram? konspirasi Yahudi atau bagaimana sih ini? khawatir dong sebagai orangtua. nah pada akhirnya saya juga menemukan artikel resmi dari web MUI tentang imunisasi dan fatwanya adalah Halal. ada jugapenyelesaian penjelasan tentang pro dan kontra imunisasi di website ini (muslimahfiyah) yang menurut saya sudah cukup jelas :) 

Bagi orang yang menolak pemberian vaksin, banyak dalil yang digunakan sebagai referensi untuk menguatkan pendapatnya. Padahal, menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI), dalil-dalil yang digunakan justru keliru dan dapat menyesatkan. Imunisasi dalam sudut pandang Islam pada dasarnya dibolehkan bahkan dianjurkan untuk mencegah terjadinya penyakit. MUI tidak pernah menggeneralisir bahwa vaksin adalah haram. Bahkan, kekurangtepatan dalam mengutip dalil-dalil Islam banyak menyesatkan kelompok-kelompok anti vaksin.
Hadist-hadist Nabi ditempatkan seolah-olah semua pengobatan harus herbal dan menolak pengobatan modern. dinilai MUI ada kekeliruan dalam menempatkan dalil. Lucunya ada juga pengutipan dalil yang salah.
Sebagai contoh, dalil yang mengisahkan tentang Siti Maryam yang diminta menggoyangkan pohon kurma saat ia lapar dan sedang hamil, ditafsirkan menjadi bahwa orang hamil harus memakan kurma. Padahal inti dari dalil tersebut adalah agar wanita hamil mau melakukan ikhtiar. Termasuk juga dalam melakukan vaksinasi, itu ikhtiar. 
Selama ini, MUI baru mengeluarkan 3 fatwa tentang vaksin, yaitu OPV (Oral Polio Vaccine), IPV (Inactivated Poliovirus Vaccines atau vaksin polio khusus) dan meningitis. Sedangkan untuk fatwa haram, hanya diberikan pada beberapa produk vaksin meningitis namun tidak semuanya karena ada beberapa vaksin meningitis yang halal, seperti produksi Novartis dan Tian Yuan. Sedangkan untuk vaksin pada bayi dan anak, hanya vaksin polio yang bersinggungan dengan lemak babi. Ada dua vaksin polio, yaitu OPV yang sekarang menjadi program wajib pemerintah dan IPV (vaksin polio suntik) yang diberikan untuk balita dengan kasus tertentu. Yang bersinggungan dengan babi hanya IPV. Tapi karena hanya digunakan untuk kasus tertentu dan kalau tidak diberikan bisa menimbulkan masalah dan merusak program imunisasi komprehensif, maka disinilah ada hukum darurat. MUI pun menegaskan bahwa jangan sampai masyarakat menggeneralisasi bahwa semua vaksin adalah haram. MUI hanya pernah mengeluarkan fatwa haram untuk beberapa vaksin meningitis dan fatwa itu tidak berlaku untuk semua vaksin. dan ahamdulillah vaksin yang disebutkan haram itu tidak termasuk dalam jadwal imunisasi wajib oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia.
dan juga teori Konspirasi Barat Tidak Sepenuhnya Benar. Jika ini memang konspirasi atau akal-akalan negara barat, mereka disana terjadi pro-kontra juga loh... searching aja, Terutama vaksin MMR. Disana juga sempat ribut dan akhirnya diberi kebebasan memilih. Sampai sekarang negara barat juga tetap memberlakukan vaksin sesuai dengan kondisi lingkungan dan masyarakatnya. Mengapa beberapa negara barat ada yang tidak lagi menggunakan vaksinasi tertentu atau tidak sama sekali? Konon alasannya karena standar kesehatan mereka sudah lebih tinggi, lingkungan bersih, epidemik (wabah) penyakit infeksi sudah diberantas, kesadaran dan pendidikan hidup sehatnya tinggi. Mereka sudah mengkonsumsi sayuran organik. Kalau kita bandingkan dengan negara berkembang, memang faktanya agak jauh berbeda. Sayuran dan buah penuh dengan pestisida jika tidak bersih dicuci. Makanan dengan zat pengawet, pewarna, pemanis buatan, mie instant, dan lain-lain.  Dan perlu diketahui jika kita mau masuk ke beberapa negara maju, kita wajib divaksin dengan vaksin jenis tertentu. Karena mereka juga tidak ingin mendapatkan kiriman penyakit dari negara kita tawwa toh? heheheb :)

Islam menganjurkan kita untuk mencegah datangnya penyakit atau menghindari penyakit, bila memang sudah terlanjur terbukti dan mewabah di suatu tempat. Amirul Mukminin Umar bin Al-Khattab radhiyallahuanhu di tengah jalan membatalkan rencananya untuk masuk ke negeri Syam, karena saat itu Syam sedang mengalami wabah penyakit. Tujuannya agar beliau sendiri tidak tertular penyakit yang mewabah, dengan jalan menghindari masuk ke negeri itu. Tetapi hari ini berbagi wabah dari berbagai penyakit sudah melanda dunia, sehingga tidak ada tempat yang 100% aman dari wabah. Prinsip dasar vaksinasi adalah memberikan kekebalan pada tubuh seseorang dari penyakit tertentu, sehingga meski dia berada di negeri yang terkena wabah penyakit tertentu, dia tetap bisa aman dan sehat. Maka kita tidak perlu berlari menghindari negeri yang kena wabah, cukup dengan jalan diberi vaksin sejak masih kecil. Dan penemuan vaksin itu merupakan keberhasilan besar umat manusia, bukannya untuk dimusuhi.Sekarang ini begitu banyak ibu hamil yang sudah membawa virus Toksoplasma, Rubella, Hepatitis B yang membahayakan ibu dan janin, bahkan bisa menyebabkan bayi baru lahir langsung meninggal. Dan semua itu bisa dicegah dengan vaksin. Maka sudah benar upaya vaksin, karena prinsipnya mencegah lebih baik dari mengobati.
well, saya termasuk ibu yang Pro Imunisasi dan Vaksin. saya bertekad agar babyZAM melengkapi imunisasinya nanti sampai waktu yang dianjurkan. bukan karena babyZAM tidak mendapat ASI eksclusive lantas saya melengkapi imunisasinya, meski babyZAM ASI eksclusive pun saya akan tetap ingin melengkapi imunisasinya. ada beberapa yang bilang ke saya, anaknya imunisasi biasa aja di posyandu yang gratisan, tetap sehat aja kok. kan kekebalan tubuh sudah ada memang... Walaupun kekebalan tubuh sudah ada, kan kita hidup di negara berkembang yang notabene standar kesehatan lingkungan masih rendah. Apalagi pola hidup di zaman modern. Belum lagi kita tidak bisa menjaga gaya hidup sehat. Maka untuk antisipasi terpapar penyakit infeksi, ya salah satu caranya ya dengan melengkapi imunisasi anak.
nah sekarang saa mau cerita jadwal imunisasi babyZAM 
di bulan ke 1, bayi usia satu bulan berat badannya 4,1Kg naik 1,5Kg dari sejak lahirnya. imunisasinya adalah Hepatitis B, Polio dan BCG vaksin tersebut tidak menyebabkan bayi demam, jadi tidak perlu memesan vaksin yang engeric (yg anti demam) dan imunisasinya gratis. bisa di posyandu terdekat di rumah tapi babayZAM imun di RS pertiwi tempat lahirnya biar sekalian catatannya tidak berantakan dan saya jadi bisa dengan gampang mengingat, maklum ibu pelupa haha..

Usia dua bulan,beratnya 5Kg, naik 1Kg, vaksin yang didapat adalah DPT, Hib, PCV, dan Rotavirus. vaksin yang menyebabkan demam adalah DPT dan Rotavirus, jadi saya memesan yang engeric, berbayar dengan harga Rp.550.000 untuk DPT engeric dan Rp.500.000,- umtuk Rotavirus engeric.  

Usia tiga bulan, beratnya 5,5kg, hanya naik 0,5kg. imunisasi IPD (Prevenar) vaksin ini juga menyebabkan bayi demam, jadi saya kembali memesan yang engeric lagi dengan harga Rp.900.000,- oleh dokter Miskat di RS pertiwi dibilang vaksin ini harus dipesan beberapa hari sebelumnya karena persediaan di Rumah Sakit Ibu dan Anak biasanya kosong.

Usia Empat Bulan, beratnya 6,4Kg, naik 1,5kg. babyZAM kembali mengulang vaksinnya di bulan ke dua, yaitu DPT2, HIb2, Polio2, dan Rotavirus2. imunisasi bulan ke empat ini babyZAM sudah di jakarta, di RSIA Bunda Aliyah Pondok bambu, lata dokter Andrew, imun yang kedua kalinya dari vaksin usia dua bulan ini tidak menyebabkan demam, jadi tidak perlu engeric, tapi kok ya saya tetap bayar Rp.750.000,- uuhuhu hihihi :D mungkin RSIA bunda Aliya ini tidak di subsidi pemerintah mungkin ya jadi menyediakan segala keperluannya sendiri.

Yah itu dia perjalanan imunisasi babyZAM sampai di usia 4 bulannya kini. alhamdulillah babyZAM selama itu belum pernah demam dan sakit-sakitan, paling kemarin kena masuk angin ringan waktu usia 2 bulan karena habis perjalanan jauh ke Pare-pare rumah mertua hhe :) semoga sehat selalu ya nak... mama akan selalu memberikan yang terbaik untukmu.


25 November 2014

4 Month BabyZAM

Rasanya baru baru kemarin saya meninggalkan rumah sakit dengan membawa pulang bayi mungil yang baru lahir. Dan sekarang saya sampai pada serangkaian perkembangan baru bayi saya, babyZAM yang menyenangkan. Alhamdulillah berat badannya di usia yang ke 4 bulan ini 6,4KG dan panjangnya 63cm. banyak yang bertanya, babyZAM sudah bisa apa aja? sudah bisa banyak :D hehehe... kalau seperti bayi pada umumnya ya fasenya dia mengeksplore suaranya, berteriak kencang melengking dan sering :D. soal tengkurap dia kini sudah bisa menopang tubuhnya sendiri dengan kedua lengannya dan lehernya sudah bisa diangkat tegak. sebenarnya sudah bisa sejak 3 bulan tapi dia masih setengah mati kelihatannya hehe masih butuh bantuan dan kepalanya susah tegak, sekarang 4 bulan dia Mulai belajar mengguling-gulingkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri.Lengan, tubuh bagian atas dan leher babyZAM semakin kuat, dan sebentar lagi dia mungkin akan bisa duduk tanpa bantuan. hihihihi.

nah kalau soal Perkembangan motorik, perkembangan motorik itu adalah proses tumbuh kembang kemampuan gerak seorang anak. katanya kalau pada 2 bulan pertamanya gerakan refleks masih dominan, di usianya yang menginjak 4 bulandominan bayi sudah lebih bisa mengekspresikan dirinya dengan cara menggerak-gerakkan tubuhnya atas kemauannya sendiri. Tangan dan kakinya semakin bebas bergerak dan otot lehernya juga semakin kuat. babyZAM pun sudah bisa menegakkan kepalanya sejajar dengan tubuh dan menggunakan tangan untuk penopangnya. Genggamannya semakin erat dan mulai senang memindahkan mainan favoritnya dari satu tangan ke tangan yang lain. Jadi, menurut bebrapa forum bunda yang saya baca-baca katanya inilah waktu yang baik untuk memberinya banyak rangsangan.

Membedakan antara apakah perkembangan motor kasar dan halus bayi kita sudah termasuk normal atau tidak, merupakan hal yang sulit. karena tiap bayi perkembangannya berbeda-beda loh... Ada yang lebih cepat perkembangannya, ada juga yang lambat. Jadi, kalau ngeliat bayi kita perkembangannya tidak secepat bayi teman-teman yang lain, jangan buru-buru dianggap sebagai ada kelainan... Sangat mungkin hal ini terjadi cuma karena bayi tersebut kurang mendapatkan stimulasi sehingga kemampuan motoriknya tidak terasah dengan baik. semakin baby mulai berkembang mengeksplore banyak hal yang dipelajarinya, semakin kita sebagai ibunya ekstra mendampingi dan mengawasi :) 
Ingat bahwa bayi adalah mahluk kecil “yang tidak berdaya” dan sangat bergantung kepada orang lain, dalam hal ini Anda sebagai orang tuanya. Sudah merupakan tugas sebagai orangtua untuk terus memantau perkembangan motoriknya dan memberikan rangsangan yang sesuai dengan usianya agar si kecil berkembang secara optimal.
babyZAM ku termasuk bayi yang sangat aktif, suaranya tidak bisa diredam hehe, dan gerakan tangan dan kakinya susah diam, nanti tidur baru deh dia diam hhihi.. dan juga babyZAM  akan melihat, tersenyum, menggerutu kepada siapa saja yang memerhatikannya. sistem emosinya katanya sudah lebih tajam, karena babyZAM diusia 4 bulan perlahan Mengenali suara orangtuanya dan tidak suka saat ada yang berkata “tidak” atau "jangan", "gak boleh!" walaupun dia belum paham maksudnya. hihihihihi,...babyZAM juga akan cepat marah kalau botol susunya di ambil padahal dia belum selesai menyusu haha,. atau marah menangis mengungkap kekecewaannya karena masih pengen main tapi sudah di naikkan di ayunan untuk di tidurkan :D Suka juga keluarin air liurnya, mainin air liur, menggigiti mainannya sambil ngoceh-ngoceh tidak jelas kadang juga teirak. sudah gampang diajak tertawa.
Subhanallah... Alhamdulillah.. MasyaAllah, tidakberhenti ku ucap syukur tiap melihat perkembangan my babyZAM :)
Ya Allah, Jadikanlah dia anak yang sehat dan sempurna, berakal yang cerdas, yang alim, dan mau mengamalkan ilmunya. Ya Allah, Panjangkalah umurnya, sehatkanlah tubuhnya, baguskalah akhlaqnya fasihkanlah
dan merdukanlah suaranya untuk membaca Al-Quran dan Al Hadist dengan berkah Nabi Muhammad SAW

01 November 2014

first flight babyzam

Assalamualaiumwr.wb. hari ini saya dan my babyZAM resmi hijrah ke jakarta ikut suami, babZAM sudah usia 3 bulan, sudah bisa naik pesawat. sebenarnya waktu hamil saya pernah ke Jakarta nemani suami haya cuma sampai dua bulan saja, karena waktu itu suami masih tinggal di kos-kosan dekat kantornya. alhamdulillah di pertengahan september kami dapat rejeki Rumah dinas di Pondok Bambu Jakarta timur yang bisa kami huni selama menetap di Jakarta. suami sudah 2 tahun tugas di Jakarta. jadilah saya dan mybabyZAM diboyong kesana. meski sedih sekali banyak yang harus saya tinggalkan di Makassar, utamanya keluarga. namun bukankah sudah kewajiban seorang istri untuk ikut suaminya dimanapun suaminya menetap :) 
dan pahi itu, 01 November saya sudah siap untuk berangkat, suami menunggu di Jakarta, saya di antar papa dan ummi untuk beberapa waktu disana serta sepupu saya yang akan tinggal menetap menemani. perjalanan dari rumah ke bandara memakan waktu 1jam30menit, sebagian keluarga ada yang mengantar ke bandara ada juga yang datang dari kediamannya ke rumah kami untuk menjenguk dan mengucap salam perpisahan.

kami berangkat setengah jam lebih awal sebelum waktu takeoff, karena barang yang kami bawa itu banyak sekali hehehe, namanya orang pindahan ya bawa barangnya pasti over bagasi, jadilah papa mengurus kelebihan berat barang. harusnya bisa di cargo tapi karena terlambat mengurusnya dan biasanya jg menunggunya lama jadi ya dibagasikan pesawat saja. alasan datang cepatnya juga karena untuk mengurus kursi/seat untuk saya agar dapat seat yang nyaman untuk memangku babyZAM juga. alhamdulillah dapat ")



sambil menunggu dibandara bersama keluarga besar, sambil terus bercerita, dan tanpa terasa kami sudah dapat panggilan untuk masuk segera ke ruang tunggu, saatnya semuanya mengucap salam perpisahan. jujur saya bukan anak perantau yang biasa jauh dari keluarga, sedih sekali rasanya harus pergi meninggalkan keseharian kita tanpa keberadaan mereka disekeliling lagi. nenek-datok, tante-om dan seluruh sepupu-sepupu. hari-hari yang biasanya di isi dengan canda tawa dan kehangatan kebersamaan keluarga, kelak sudah tiada lagi untuk sementara waktu karena terpisah jarak. tapi mau bagaimana ya kodratnya sebagai seorang istri yang suaminya bertugas jauh di kota lain dari kampung halaman. mereka cuma bisa mendoakan saya agar selamat sampai tujuan. i love you all my family
sampai di ruang tunggu gate 5 bandara hasanuddin, ternyata pesawatnya delai 45 menit, babyZAM tampaknya mulai gelisah dan kedinginan, jadi dia dipakaikan minyak telon sekucur tubuh dan sweater agar badannya terasa hangat selalu. sebelum beragkat saya juga sudah konsultasi dokter spesialis anak tentang baby first flight apa yang harus disiapkan dan bagaimana menjaganya di pesawat. saya juga minta pengalaman teman-teman yang sudah pernah membawa bayinya terbang naik pesawat, yang penting ternyata adalah kehangatan tubuhnya dan earmuff (penutup telinganya)
sementara itu earmuff yang saya beli untuk babyZAM adalah earmuff boneka dan itu kebesaran untuknya, huhuhu, sebenarnya ada earmuff yang memang khusus untuk mengendap telinga bayi, harganya Rp.400.000,- tapi saya telat mendapat informasinya. earmuff boneka bukan untuk mengendap telinga bayi tapi hanya untuk menghangatkan. kemudian saya salah mnyiapkan perlengkapan badannya di tas tentengan, untuk tas tentengan saya mengisinya dengan bedak dan handbody, sementara minyak telonnya dalam tas. ribet, dan akhirnya tentengan yang harus dibawa jadinya berat. padahal seharusnya cukup minyak telon saja yang dibawa di tentengan, dan tissue basah serta ampers (kalau pup) namanya juga pengalaman pertama ya ada salah dan ada tepat. emang musti ribet dulu haha,. kalau nggak ngalamin ya nggak bakal tau. tips buat all mommy yang mau first flight sama babynya ya itu aja, earmuff, sweater, minyak telon, dan popok. itu yang kudu ada di tas tentengan.
setelah menuggu hampir satu jam, akhirnya kita naik pesawat, babyZAM rewel loh X_X dia nangis-nangis sebelum pesawat take off... entah karena apa, mungkin dia kecapean, tapi alhamdulillah saat pesawat mau takeoff dia sudah tertidur jadi getaran dan dengungan mesin pesawat tak dia rasakan. namun sejam diatas pesawat dia terbangun dan menangis-nangis lagi, ya mungkin karena itu earmuff nya tidak mengendapkan telinganya  dan sweaternya kurang mempan menghangatkan tubuhnya :( untung ada satu penumpang yang memberikan kapas untuk di pasang ditelinganya, tapi babyZAM masih ngamuk juga, sedihnya kami melihatnya, papa membuka jaketnya dan memberikannya ke babyZAM, pas dia merasa hangat sedikit dan kapas ditelinganya sudah terpasang barulah tangisannya reda dan akhirnya dia tertidur sampai pesawat landing dan bahkan sampai kami dijemput dan perjalanan menuju Rumah baru :)