24 December 2013

Dua Denyut Jantung

Assalamualaikum kau yang ada dalam rahimku…

Aku merasakan gelombang cintamu, mengalun dalam setiap rasa lelahku, terbungkus dengan lilitan rasa mual dari dalam perutku, berbalut indah sekalipun aku berkali-kali mengeluarkan onggokan makanan dari dalam perutku,

pesona gerakan nyawa yang membuat kepalaku entah berputar berapa kali..

Nafasku kian mengikuti hadir denyut jantungmu... Itulah mengapa aku cepat lelah bila bergerak sedikit saja ya....

Apa kabar hari ini, duhai cinta di dalam rahimku...

Sayang, akan kusebut apa diriku terhadapmu? Mama? Yaa mama saja...

dengarkah nyanyian papa dan mama?
Yang setiap malam membicarakan mu...

Ku usahai dzikir terindah yang selalu membuatmu terjaga, ada kesabaran yang tak putus asa untuk membantumu menjadi sosok yang istimewa,

dengan perjuangan yang tak akan pernah rela kau menjadi manusia sia-sia,

membicarakan keikhlasan apapun yang akan DIA tetapkan untuk kita,

dan membicarakan kesyukuran akan nikmat cinta terindah yang selalu DIA hadirkan untuk kita…

Duhai kau yang kurindu hadirmu…
Tujuh bulan lagi, papa dan mama ingin mendengar tangismu, melihat senyummu, merasakan hisapan mulutmu dalam ASI ku, mengganti baju-baju kotormu dan mendekapmu setiap waktu, lalu mengantarkanmu menuju gerbang kehidupan hakiki…

Sayang, cintaNYA, dan cinta kami tak sedikitpun luruh untukmu….

.

2 bulan kau dalam rahimku,
cinta papa dan mama selalu untukmu

No comments:

Post a Comment