25 February 2013

Seorang Papa

Papa tidak bisa mengatakan langsung bahwa ia mencintai ummi, tapi ia bisa mengahbiskan berlembar-lembar halaman kertas surat hanya untuk mengungkapkan satu perasaan. Bukan saya terlalu memuji Papa, tapi memang sungguh di mataku, Papa bisa mengerjakan segalanya. Papa serba bisa. Papa ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya,menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantungpada siapapun - dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya. Papa menyuruhku mengerjakan pekerjaan yang ku sukai. tapi papa tidak ingin aku melupakan apa yang menjadi kewajibanku . Papa membiarkan ku menang dalam permainan ketika aku masih kecil, tapi dia tidak ingin aku membiarkannya menang ketika aku sudah besar.
Dia akan memegang janjinya untuk membantu seorang teman, meskipun ajakanku untuk pergi foto-foto sebenarnya lebih menyenangkan. Papa akan tetap memasang sepeda mainanku selama bertahun-tahun, meskipun aku telah bosan, atau tetap menghadiahiku crayon dan buku gambar, karena ia tetap ingin aku main sepeda dan menggambar di buku gambar yang jadi hadiah darinya itu. Papa selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain dengan teman-teman karena dia sadar itu adalah akhir masa kecil kamu, aku dan adik-adikku. Papa mulai merencanakan hidupku ketika tahu bahwa ummi hamil (mengandungku) , tapi begitu aku lahir, ia mulai membuat revisi. Papa membantu membuat impianku jadi kenyataan bahkan dia pun bisa meyakinkanku untuk melakukan hal-hal yang mustahil, seperti mengapung di atas air setelah ia melepaskanya.Papa juga bilang angka hoki nya adalah angka kelahiran kami.
Papa mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu ku mencarinya. Papa mungkin tampak galak tetapi di mata teman-temanku dia tampak lucu dan menyayangi.Papa sulit menghadapi rambutnya yang mulai memutih…. jadi dia menyalahkan tukang cukurnya menggunting terlalu banyak di puncak kepala, kadang juga menyalahkan ummi karena salah membeli shampo. Papa akan selalu memelihara kumis lebatnya, meski telah memutih,agar aku bisa “melihat” para malaikat bergelantungan di sana dan agar aku selalu bisa mengenalinya. Papa selalu senang membantuku menyelesaikan PR, kecuali PR matematika terbaru .Papa  bersahabat seumur hidup Papa benar-benar senang membantu seseorang… tapi ia sukar meminta bantuan.Papa terlalu lama menunda untuk membawa bambino ke bengkel, karena ia merasa dapat memperbaiki sendiri segalanya.
Papa di dapur. Membuat memasak seperti penjelajahan ilmiah .Dia punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri, dan hanya dia sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan persamaan-persamaa nrumit itu. Dan hasilnya?… .mmmmhhh…” tidak terlalu mengecewakan”  Papa akan sesumbar, bahwa dirinyalah satu- satunya dalam keluarga yang dapat memasak tumis kangkung rasa barbecue grill.Papa mungkin tidak pernah menyentuh sapu ketika masih muda, tapi ia bisa belajar dengan cepat. dan sluruh bagian luar rumah adalah hasil kreasi papa. Papa sangat senang kalau seluruh keluarga berkumpul untuk maka nmalam…walaupun harus makan dalam remangnya lilin karena lampu mati .Papa paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatku senang tapi tidak takut.

Papa akan memberiku tempat duduk terbaik dengan mengangkat ku dibahunya, ketika pawai lewat. Papa tidak akan memanjakanku ketika aku sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman. Siapa tahu aku membutuhkannya. Papa menganggap orang itu harus berdiri sendiri, jadi dia tidak mau memberitahuku apa yang harus aku lakukan, tapi ia akan menyatakan rasa tidak setujunya. Papa percaya orang harus tepat waktu. karena itu dia selalu lebih awal menungguku di depan rumah , dan dulu dengan kendaraannyaa, untuk mengantarkanku di hari pertama masuk sekolah Papa itu murah hati .. Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang aku butuhkan…. .Ia membiarkan orang-orangan sawahku di lahan Datok memakai sweater kesayangannya. . Ia membelikanku lollipop merk baru yang aku inginkan, dan ia akan menghabiskannya kalau aku tidak suka… Ia menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya, kalau aku ingin bicara…


Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar spp ku tiap semester, meskipun aku tidak pernah membantunya menghitung berapa banyak kerutan di dahinya….Bahkan dia akan senang hati mendengarkan nasehatku untuk menghentikan kebiasaan buruknya menonton tivi terlalu dekat… Papa mengangkat beban berat dari bahuku dengan merengkuhkan tangannya disekeliling beban itu…. Papa akan berkata „ "tanyakan saja pada ummimu" Ketika ia ingin berkata "tidak” . Papa tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin .Papa mengatakan „ tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan”
Pujian terbaik bagi seorang Papa adalah ketika dia melihatku melakukan sesuatu persis seperti caranya….Papa lebih bangga pada prestasiku, daripada prestasinya sendiri… Papa hanya akan menyalamiku ketika  dia pergi merantau meningalkan rumah, atau pergi karena pindah tugas karena kalau dia sampai memeluk mungkin ia tidak akan pernah bisa melepaskannya. Papa mengira seratus adalah tip..Seribu adalah uang saku..Gaji pertamaku terlalu besar untuknya…Papa tidak suka meneteskan air mata ….ketika aku lahir dan dia mendengar ku menangis untuk pertamakalinya, dia sangat senang sampai-sampai keluar air dari matanya (ssst..tapi sekali lagi ini bukan menangis)
ketika aku masih kecil, ia bisa memelukku untuk mengusir rasatakutku…ketika aku mimpi akan dibunuh monster…tapi…..ternyata dia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang malam, ketika dia jauh dirantau dan anak gadis kesayangannya tak memberi kabar selama hampir satu bulan. Kalau tidak salah Papa pernah berkata :” kalau kau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkwalitas tinggi, janganlah mencarinya dipasar apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai besinya. begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu, jika kau ingin mendaptkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada Yang Menciptakannya, Allah SWT.”


Dan Untuk masa depan anak gadisnya Papa berpesan :” jangan cengeng meski kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari terbaik untuk Papa dan anak-anakmu kelak! Anggrek tak punya alasan untuk layu. dan jika nanti ada laki-laki yang lebih bisa melindungimu melebihi perlindungan Papa, jangan pernah kau gantikan posisi Papa di hatimu

Papa bersikeras,bahwa anak-anakku kelak harus bersikap lebih baik daripada aku kini….Papa bisa membuatku percaya diri…karena ia percaya padaku..Papa tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi dia hanya mencoba melakukan yang terbaik….Dan terpenting adalah…Papa tidak pernah menghalangiku untuk mencintai Allah, bahkan dia akan membentangkan seribu jalan agar aku dapat menggapai cintaNya, karena dia pun mencintaiku karena cintaNya. 


2 comments:

  1. Qi... aku belum baca seluruh tulisanmu tentang "PAPA" tapi dibagian akhir, ada pesan yang sangat menarik hati, kemudian akupun berkaca-kaca :')

    ReplyDelete
  2. iyaaaa aniill... sebagaimana hati seorang "anak gadis" ^^ pelukanil* heheh btw makasih yaa dah berkunjung ke sini :D

    ReplyDelete