22 February 2012

Im with you my FPI

assalamualaikum reader :D apakabar minggu atau beberapa hari ini?
alhamdulillah qiah baik loh :) emang ada yang nanya?* heheh

gak apa-apa sekedar informasi, sama seperti informasi yang sekedarnya juga yang akan saya bahas di postingan kali ini. minggu belakangan ini indonesia negara tempat qiah bernaunng (pengennya sih di India) lagi ada gonjang ganjing mengenai pembubaran suatu ormas (organisasi masyarakat) agama. mungkin udah ga ada dari readers sekalian yang gak kenal atau setidaknya pernah dengar soal FPI (Front Pembela Islam)

Add caption
dulu kalau kita bahas soal FPI yang terlontar tuh kebanyakan seperti ini, "iya gw tau banged FPI itu apa, yang anarkis-anarkis itu kan? yang main pukul-pukul aja. yang buat kerusuhan di insiden monas." masa ada ormas yang bawa-bawa nama agama suka main pukul? nah sekarang jika ditanya lagi, "tau darimana kalau FPI tuh begitu??"  jawabannya rata-rata adalah "dari TELEVISI!!" yup dari media. gak bisa kita nyalahin kalau beberapa pengetahuan umum kita dapat dari apa yang dihadirkan media. yang jd masalah disini apakah kita akan dengan begitu mudahnya percaya apa yang media investigasikan itu? apa misi utama media meliput sebuah kerusuhan, kerusakan dan kekacauan? Qiah punya banyak teman dekat orang media, rata2 mereka hanya disurh bos nya untuk meliput yang menarik, dan anggapan yang menarik disini adalah sesuatu yang sangat tidak biasa. yang kacau, yang rusuh dan yang menghebohkan.

doc from fanpage fpi
Selama ini masyarakat memandang FPI sebagai organisasi penuh masalah .Aksi-aksi sosial terhadap korban ketidakadilan jarang mendapat porsi layak di media. Tidak heran umat muslim memandang sebelah mata perjuangan FPI selama ini. Padahal banyak rekam jejak FPI membantu umat muslim dan masyarakat umum demi ketentraman dan kenyamanan. dan qiah akui, qiah juga sempat memandang sebelah mata. namun beberapa minggu ini pernah qiah menonton berita dan kebetulan caption berita itu adalah "Media berlaku tidak adil terhadap FPI" dan tiba2 hati ini tergerak untuk mencari tau kebenarannya, ada apa dibalik sikap anarkis FPI kenapa sampai mereka marah seperti itu dan cara2nya seperti itu. sama halnya saja ketika saya waktu kecil dulu nakal, suka bermain pasir, mencoret2 tembok mushollah, mengotori lantai dan sebagainya yang membuat ummi pusing, ummi sempat berkata "Berhenti gak?? kalau gak berhenti main pasir nanti ummi pukul" tapi saya tidak mengindahkan hal itu. saya masih saja terus lanjut main pasir. tiga sampai empat kali ummi teriak, saya masih juga belum berhenti akhirnya melayanglah satu pukulan rotan ke punggunggku. hahahahaha.... itu katanya supaya saya mendengar. yah mendengar! sama juga kayak demo mahasiswa yang aspirasi masyarakat yang dibawanya tidak didengar pemerintah mereka akan berdemo baik-baik dulu, tapi jarang aada wartawan yang meliput, nanti demonya rusuh baru terlihat wartawan dimana-mana.

Kemarin sempat update status di fb , ngaku kalau aku dukung FPI dan komentar2 yang masuk, yang kontra utamanya malah bilang "Indonesia negara hukum, menolak kekerasan."

setelah saya telisik, rupanya FPI itu punya prosedur2 dan pembagian rutinitas kerja/dakwah Herannya, Prosedur dan tahapan yang seperti itu, sama sekali gak pernah di blow up media, sampai akhirnya saya gak tau hal itu sama sekali. Jika ke semuanya tidak juga ada tindak lanjut, maka MASYARAKAT dan FPI akan berdemo secara baik-baik di DPRD, kantor BUPATI dsb (sampai disini, MEDIA sama sekali tidak tertarik untuk meliput) Jika demo baik-baik tidak diindahkan, maka MASYARAKAT dan FPI berdemo dengan tegas ke DPRD, kantor bupati dsb SAMPAI DISINI PUN MASIH BELUM DISIARKAN TELEVISI & MEDIA MASSA ANTI ISLAM 

Jika tetap tidak ada tindak lanjut, maka MASYARAKAT, sekali lagi,MASYARAKAT meminta FPI untuk bersama sama menutup paksa dan membubarkan tempat-tempat maksiat yang tidak diingini di wilayahnya... Ingat, hanya tempat maksiat yang tidak disukai oleh masyarakat sekitarnya, tentu saja oleh masyarakat yang tidak setuju maksiat !!

Sekali lagi, status FPI adalah sebagai yang dimintai tolong masyarakat.

DISINILAH BARU MEDIA MASSA ANTI ISLAM BERLOMBA-LOMBA MENJADIKAN BREAKING NEWS, HEADLINE REPORT, LIVE, ON AIR, BAHKAN DIBAHAS SECARA KHUSUS DAN DISKUSI SERTA MENAYANGKAN PENDAPAT-PENDAPAT KAUM KORBAN PROPAGANDA MEDIA !!!

huff.. semua kembali saja ke pola pikir pembaca/penonton yang sehat. Satu lagi yang perlu kita camkan, dalam banyak hadits pernah ada Seorang sahabat yang bertanya pada Rasulullah Muhammad SAW:Apakah kita akan diazab sedang diantara kita masih banyak orang saleh? Rasulullah Muhammad SAW menjawab: Ya! Jika banyak kefasikan dan kemunkaran serta TIDAK ADA SATU ORANG PUN YANG MELARANGNYA.=][ HR. Muslim ]

selalulah gerakkan hati kita untuk mencari tau tentang kebenaran, apalagi soal agama. 


Sekarang ada Gerakan #IndonesiaTanpaJIL adalah gerakan moral dari sejumlah pegiat media sosial (blog, Facebook dan twitter) yang resah dengan sepak terjang JIL selama ini. Aktivis JIL seringkali membuat opini yang menggugat ajaran Islam. Hal-hal yang merupakan urusan fondasi dalam Islam, justru dipertanyakan dan dikritik, dengan dalih kebebasan berpikir ilmiah dan berpendapat. Padahal seringkali opini aktivis JIL itu jauh dari kaidah-kaidah ilmiah. Seperti menggugat ibadah qurban, mempertanyakan kenabian Muhammad SAW, mengolok-ngolok tauhid, mengejek jilbab, dan lain-lain. Hal ini terkadang dibalut dengan retorika yang dicoba dikesankan ilmiah, dengan harapan para followers atau fans atau khalayak akan percaya dan mendukung opini mereka. Bagi orang yang kurang ilmu dan tidak kritis terhadap mereka, tentu akan sangat mudah menerima begitu saja opini yang dilontarkan. Inilah yang dirasa meresahkan. Maka muncullah #IndonesiaTanpaJIL.



#IndonesiaTanpaJIL dan Syarekat Kreatifiyah Indonesia bikin tantangan buat kamu. "Artwork Challenge For #IndonesiaTanpaJIL", 


than ini artwork pertama ku :D
katanya boleh lebih dari satu kok heheh nanti kalau ada aktu senggang aku bikin lagi :)
tunggu apa lagi? segera meluncur ke fanpage #indonesiatanpaJIL

No comments:

Post a Comment