31 July 2011

Allah Peduli


Beberapa waktu ini, aku ditimpa berbagai masalah yang datang bertubi-tubi, mulai dari masalah keluarga sampai masalah pribadi, kadang rasanya ingin teriak,
"masalah antri dong, jangan main serbu begini"
seluruh hati, pikiran dan tenaga terkuras abis, lemas tak berdaya, sampai-sampai, aku merasa ingin mengakhiri saja semuanya, mungkin itu lebih baik untukku.

Kadang ada yang mau mengerti dan memberiku semangat untuk bangkit, mereka bilang ayo kamu bisa, kamu mampu, kalo aku bisa, kamupun pasti bisa, karena aku dan kamu sama-sama manusia, sejenak aku tertekun,

ah bener juga kata dia.

Tapi tak sedikit pula yang justru membuatku terpuruk tak berdaya, ibarat kata, sudah jatuh masih tertimpa tangga pula, asli benjol-benjol aku. Tapi mengingat yang memberi semangat lebih banyak, aku jadi semangat dan bangkit untuk membuktikan aku bisa, aku kuat, aku sanggup.

Namun di sisi lain aku menyadari, aku hanyalah manusia biasa yang punya batas kekuatan, itu artinya ada pada suatu titik aku benar-benar kehabisan tenaga dan hanya bisa duduk terdiam, memandang langit-langit yang kian hari kian tak menentu gambarannya. Dan di saat seperti itu aku ingat pada pribadi yang selalu mengerti aku, yang tak pernah tinggalkanku, yang selalu setia menungguku, yang selalu ada untukku, yang selalu siap sedia.


Aku sadar betapa beruntungnya aku, karena aku tak pernah sendirian, aku selalu ditopang dan diberi kekuatan untuk selalu bangkit dan bangkit kembali, bahkan di sisa-sisa tenagaku. karena DIA yang berjanji tak sedikipun diingkari, dan aku beruntung memiliki DIA di dalam hidupku.



Allah yang selalu peduli kan aku disaat yang lainnya tak mau mengerti
Allah yang tak pernah tinggalkan aku, disaat yang lainnya datang dan pergi
Allah yang tak pernah kecewakan aku, di saat yang lainnya suka membuatku terluka
Allah yang selalu membangkitkan aku, di saat yang lainnya membuatku terpuruk
Dan Allah yang selalu ada, disaat yang lainnya tiada
Allah yang selalu ku Puja walau kadang kulupakan
Tetapi Allah tak kan pernah menghitung semua itu
Terbukti dari Allah selalu mencintaiku apa adanya
Terima kasih buat segalanya Ya Rabb...

iyyakanabbudu waiyyakanastain : hanya padaMU lah kami meminta pelindungan & pertolongan.

30 July 2011

Kita Semua Berharga dimataNYA


Kemarin aku pernah memposting note di FB :


tidak bisa segelas teh manis mendamba untuk menjadi air laut yang asin.
begitu pula sebaliknya. Tidak ada awan yang mau menjadi serupa tanah untuk di injak.namun tanah pun tak pernah punya mimpi untuk menjadi sebuah awan. Terlebih pada setetes embun, tak mungkin dapat ia hadir di siang benderang tatkala kau telah menikmati hangat sengat mentari. Jadilah dirimu sendiri.

sebenarnya sebelum memposting itu, seorang teman perempuan di facebook mengajakku chating, memuji-muji aku dari fisik dan yg jadi masalah adalah dia merendahkan dirinya sendiri, dia yang namanya tak perlu kusebut, ciri2nya juga tak usah ku umbar, nampak sekali ingin memusnahkan dirinya dan seketika berubah menjadi aku. (aku bukan posting ini buat banggain diri sendiri, ataupun untuk riya' aku cuma sekedar ingin berpesan) kalau menurut kalian ini baik, ambillah dan renungkanlah, semoga bermanfaat. tapi kalau tidak ya langsung aja tutup blog ini, kalau perlu juga hapus aku (nidji*songs) hehehe...
Dulu aku adalah orang yang tidak bisa melihat sisi indah dari diri sendiri, aku selalu merasa sebagai “ugly duck” diantara para angsa putih. Apalagi kalau aku mulai bercermin, aku suka menggerutu terhadap diri, kenapa wajahku begini, coba kalau wajahku mirip si A, pasti cantik deh, kenapa rambutku seperti ini, andai saja bagai si B pasti jauh lebih menarik, belum lagi masalah bentuk gigi atau warna kulit. Ada aja alasan untuk menggerutu.

Sampai suatu hari aku ditegur Tuhan, kira-kira seperti ini, aku (A), Tuhan (T) :

T : Qiah, mengapa kamu gak menghormati Aku dan bersyukur ?

A : ga Tuhan, aku sangat bersyukur dan menghormatiMu, bahkan selalu berdoa, memuji dan beribadah kepadaMu

T : Ah, itu kan hanya kelihatannya saja, tetapi sesungguhnya tidak sepenuh hatimu.

A : ga Ya Rabb, aku memuji dan menyembahMu benar-benar dari hati, bahkan sampai menangis.

T : Itu kan katamu, tetapi kenyataannya bertolak belakang.

A : Kok bisa sih, kan aku dah tiap hari berdoa, bahkan saat mau melakukan apapun selalu berdoa dulu, menjalankan kewajiban dan melaksanakan sunnah, serta menjauhi laranganMU

T : Qiah..., kamu benar-benar ga ngerti

A : Apa yang aku ga ngerti Ya Allah?

T : Qiah.... kamu suka menggerutu dengan kondisi fisikmu, itu artinya kamu ga menghargai apa yang Aku buat pada dirimu, wajahmu, rambutmu, tubuhmu dan semua yang kamu punya, Aku merancangnya dengan sungguh-sungguh, ga ada yang asal jadi, atau salah buat, semua pas untuk kamu. Aku membuat kamu khusus, beda dengan orang lain, special.

A : oooh (dengan wajah tertunduk malu) aku mengerti sekarang, ampuni aku Ya Allah, aku kira beribadah, berdoa, sudah cukup untuk memuji, dan bersyukur, namun ternyata, Engkau mau aku menerima diriku apa adanya dan benar-benar bersyukur.

Sejak saat itu aku gak lagi mengeluh atau menggerutu soal diriku, soal wajahku, soal tubuhku, dll. Bahkan sekarang apabila aku bercermin, aku melihat buatan tangan Tuhan yang istimewa, yang “limited edition” ini, yang unik dan benar-benar maha karya Tuhan yang luar biasa. Aku ga lagi menganggap diriku ciptaan asal jadi, melainkan ciptaan yang dibuat khusus, dan karena itulah aku sekarang bisa menerima diriku apa adanya dengan hati yang berlimpah syukur. “Ku istimewa, ku rancangan special dari Sang Pencipta”.
Jangan pernah minder dengan keadaan diri, karena Tuhan yang merancang kita, telah membuat kita sebagai “special edition” dengan keunikan dan keistimewaan masing-masing, karena itu kembangkan potensi yang sudah Allah berikan untuk kemuliaanNya, karena kita, anda dan saya, berharga di mataNya.

Trend Gaya Manyun :D

Ada bermacam-macam ekspresi wajah manusia di dunia ini, sebagaimana Tuhan telah menciptakan manusia dengan berbagai macam bentuk wajah, juga dengan berbagai macam ekspresi sebagai aplikasi pelengkapnya. Tentu ada maksudnya manusia diberikan ekspresi, misalnya menunjukkan suasana hati, menunjukkan wibawa, menunjukkan apa yang kita inginkan, bahkan ada yang secara default orang yang memiliki wajah dengan ekspresi tertentu. Orang bisa dianggap lucu, aneh atau jelek jika dalam kondisi normal wajahnya masih juga memperlihatkan ekspresi default nya. biasanya kalau upload foto manyun di fb pasti ada komentar begini :

"Qiee.. kok manyun?"
"biasa ... gaya..."

ada juga
"Lagi mikir apa qie? manyun gitu..."
"lagi bete aja. hihi"

Hahahaha, memang susah membedakan kalau sedang manyun beneran dengan manyun default yang aslinya lagi ketawa atau gaya2an, Tapi begitulah adanya.







Manyun, entah darimana asal istilah itu. Yang kutahu sih bahasa wikipedianya (halah*) ‘merengut’, dimana bibir kita menurun berbentuk cembung keatas (silahkan diperagakan sendiri ya). Berikut ini adalah penyebab orang menjadi manyun :

Merasa kurang senang dengan sesuatu.
Misalnya saat melihat orang yang tidak disukai sedang lewat atau melihat suatu barang yang tidak disukai berada dalam lingkungannya. Kita bisa mengambil contoh dengan menemui orang yang tidak menyukai kita, misalnya mantan pacar atau guru killer saat masih sekolah dulu (kalau ada). Perhatikan mukanya, pasti manyun.
Sedang berada dalam masalah.
Masalah memang selalu terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Hanya saja tinggal bagaimana kita menyikapinya. Disaat kita tidak dapat menyikapinya dengan tenang dan bahkan selalu terpikir sampai berlarut-larut, itu dapat membuat muka kita kelihatan manyun. Yang seperti ini biasanya tipe orang yang tidak bisa menyembunyikan malasah yang terjadi pada dirinya sehingga orang bisa tahu hanya dengan melihat raut wajahnya.

Kekecewaan.
Saat sedang memperoleh sesuatu dan apa yang didapat tidak sesuai dengan harapan, maka orang akan kecewa dan mukanya akan mengerut dan bibirnya akan turun kebawah sehingga jadilah manyun. Kecewa juga bisa karena dikhianati atau diputus pacar, tidak mencapai target, atau gagal melakukan sesuatu. Itu juga bisa bikin manyun.

Kesedihan.
Orang yang sedang sedih jika tidak ingin menangis akan berusaha menahan agar tidak menangis. Upaya untuk menahan tangis itu juga bisa membuat manyun.


Suka mengejek orang manyun.
Orang yang suka mengejek orang manyun dengan memanyun-manyunkan mukanya itu tar lama-lama bisa jadi ikutan manyun dengan sendirinya. Suka manyun-manyunin muka tar ga bisa balik lagi seperti semula XD

Pada dasarnya, semua yang diciptakan Tuhan itu adalah baik. Begitu juga dengan manyun, ekspresi atau orangnya.

Biarkan Kebaikan Tetap Jadi Kebaikan


Setiap kita diajarkan oleh agama adalah untuk berbuat baik, tapi lebih tepatnya berbuat benar, karena yang baik belom tentu benar dan yang benar belum tentu baik.

Namun tak semua kita dapat menerima kebaikan sebagai kebaikan, karena pikiran kita telah tercemar oleh dosa sehingga kadang kebaikan kita artikan sebagai ada niat terselubung, tetapi ada juga kebaikan yang digunakan untuk menyelubungi (alias kebaikan yang pura-pura). Nah untuk kasus yang seperti ini sebaiknya yang terlalu cepat mencurigai tetapi jangan juga terlalu naif menerima, tetapi berhati-hatilah dan tetap waspada.

Pernah temanku berkata,
aku merasa sia-sia melakukan kebaikan kepada dia, karena ternyata dia menyalahgunakan kebaikanku, dia mensia-siakan kebaikanku, dan akhirnya aku merasa seperti orang bodoh, kok mau-maunya berbuat baik kepada orang seperti itu.

Aku sih bilang,
sebenarnya tidak ada kebaikan yang sia-sia, karena apapun yang kita lakukan ke orang lain, sebenarnya adalah kita melakukan untuk diri kita, maksudnya jika kita melakukan kebaikan kepada orang lain sekalipun orang lain itu memanfaatkan atau tidak menghargai kebaikan kita, suatu saat kita akan mendapat perlakukan baik atau kebaikan dari orang lain atau dari orang yang sama, atau lebih tepatnya apa yang kita lakukan itu juga yang kita terima.


Jika bercermin dari hal itu , maka bisa dikatakan bahwa jangan jemu berbuat baik, jangan capek berbuat baik, jangan berhenti berbuat baik, karena kelak kita akan menerima kebaikan bahkan berlipat (itulah anugrah).

Namun jika Kita menganggap kebaikan orang sebagai niat yang terselubung, dan jika kenyataan itu adalah benar-benar kebaikan, maka kita telah berbuat dosa (sekalipun hanya dalam hati).

Tetapi jika Ada diantara kita memakai kebaikan sebagai kedok/topeng untuk mendapatkan keuntungan dari orang lain, maka kita telah melakukan dosa.

Soal dosa itu telah menjadi urusan kita dengan Tuhan.

Intinya di sini adalah, biarlah kebaikan tetap menjadi kebaikan sebagaimana hakikat kebaikan itu sendiri
Dan biarlah kebenaran adalah kebenaran dan tetap menjadi kebenaran sebagaimana hakikat kebenaran itu sendiri.

Dan di atas segalanya Allah tahu apa yang kita perbuat.

27 July 2011

Macan & Zebra

Suatu siang sebenarnya mau berkunjung ke toko baju seorang teman yang lagi mau promo, doski minta bantuan buat di fotoin & minta tolong aku bawa model buat wadrobenya dipake sama si model itu. oke udah ada. aku jugua dah janjian sama modelnya ketemuan dimana.

dikepala udah rencanain mau pake pakain yang biasa aja, secara aku kan harus motret, aku kalau tau mau motret pakaian juga harus disesuaiin biar leluasa bergerak cari angel. aku cari jeans yang agak longgar, tapi sayang jeans yg aku maksud baru aja di cuci hari itu. ternyata abis dipake sama adek (-_-) mau pake rok juga aduh kemalesan banget sudah...

bongkar lemari lagi nyari jeans abu-abu yang longgar, perasaan masih ada beberapa jeans ku yang ku tau longgar dan seingatku masih ada di lemari. pas buka lemari tiba-tiba nemu celana rempong, celana tapi keliatan kayak rok gitu, berbahan satin, motif hitam putih garis2 ala zebra.

rupanya itu celana ummi waktu masih gadis. hahahahahha... aku coba pas sekali dipinggangku, dan stylenya juga keren cuma dibagian bawah itu tertutup rapat, aku ambil gunting dan sedikit memberinya belahan di tiap pangkalnya. jahit sebentar pakai mesin, selesai. siap dipakai dengan dalaman lagin hitam . kupadukan dengan baju kaos dan bulero saja yang sepadan. warnanya juga hitam aja, masih takut memakai warna yang macam-macam. :p




untuk atasannya, jilbab maksudnya, kerana soalan baju & bawahan nuansa gelaper semua, kenapa tidak toh agak ngejreng sedikit di bagian kepala. :D motif loreng dan warna gold jd pilihannya, sebenarnya masih ad apilihan2 kudung lainnya tapi mungkin karena waktunya kepepet dan sudah berkali-kali si modelnya (yg gak lain juga temanku) menelpon menanyakan "sudah dimana??" heheheh . yaudin pake yg itu saja, yang mata langsung tertuju ke arah jilbab itu di gantungan lemari. hahahahha..


buat jilbabnya seolah multifungsi jadi scraft di samping biar kliatannya lebih lux dan gak berkesinambungan antara loreng dan garis2 (zebra vs macan) hahahhahahaha.. itulah maksud judul postingannya.. wkwkwkw....
Tampil modis dan profesional dengan busana muslim bukanlah sebuah halangan. Asal tahu caranya, Anda bisa tampil profesional tapi tetap modis, bahkan dengan berbusana muslim.

When im


kalian tau apa yang ku lakukan kalau ga nemu model yang sesuai dengan konsep?
ini !!!!! tak lain dan tak bukan, mencoba menjadi model yang sesuai dengan konsep yang ku mau, diri sendiri. hahahaha...



ini minta tolong sama temen buat fotoin, meski hasilnya blur dan missfokus tapi tak apalah




kalau nggak ada temen yg mau fotoin dan aku udah siap banged difoto (narsis detected) ada cermin yang membantu.. hohohoho

sekalian setelh itu di edit sesuai selera.

18 July 2011

Dialog diri sendiri, saat bangun tidur tadi pagi

Hai Qiah,

apa kabar mu hari ini ? saat bangun pagi, saat membuka mata dan melihat mentari pagi menyinari bumi tiba tiba kamu merasa harimu kelabu, dan kamu malas untuk bangun.

kenapa ? Kamu menginginkan sebuah perubahan ? bukan berarti jenuh. Tapi kamu memang harus melakukan perubahan itu kalau kamu ingin tetap survive. Hidup adalah sebuah pilihan. Dan pilihan itu ada di tangan kamu, bukan di tangan siapa siapa.

Kamu nggak bisa hanya berpangku tangan dan mengharap bintang jatuh ke pangkuan tanpa melakukan apa apa. Jangan berserah diri. Aku tahu kamu bisa. Dan kamu selalu bisa !

Masih inget ? waktu pertama kali kamu pengen banget bisa main gitar saat SMP dulu ? bukan hal yang mudah bagi kamu untuk melakukannya, apalagi tanpa seorangpun yang membimbing kamu waktu itu. Tapi berkat kegigihan kamu, hanya berbekal sebuah buku kecil “main gitar itu gampang” hadiah Majalah Hai, waktu itu, kamu berusaha keras belajar sendiri.

Dan kamu sangat senang waktu bisa bawain lagu “Jauh” untuk pertama kalinya. Kamu memainkannya pagi siang malem, dengan suara gitar membahana ke seluruh sudut rumah , hingga ummi protes. Kamu terus belajar. Terus dan terus, sampai kamu bener bener bisa. Kamu nggak pernah malu bertanya pada orang yang benar benar bisa demi untuk meningkatkan skill. Dan akhirnya kamu bisa kan ? walaupun belum sempurna, tapi cukuplah buat kamu.

Begitu juga saat kamu pengen banget bisa main komputer.

Saat kamu pengen banget bisa naik sepeda motor

Saat kamu pengen banget bisa nyetir mobil,

Saat kamu pengen banget bisa bikin blog, pake photoshop dan masih banyak lagi

Semua cara kamu tempuh hanya dengan satu prinsip kalo orang lain bisa, kamu juga pasti bisa! Dan itu sudah kamu buktikan kemarin kemarin.

So, kenapa hari ini kamu berputus asa ? hanya karena ketakutan ketakutan yang membentang didepan mata dan tak pasti ?

Optimislah, bahwa hari esok pasti akan lebih baik dari hari kemarin. Buktikan sekali lagi bahwa kamu bisa, dan kamu pasti bisa !

Wake up qiaaaaahhhhh , come on wake up !



04 July 2011

Terus Ada karena dijaga

sore ini seorang teman seangkatanku menyapaku lewat chating... dia bercerita tentang persahabatan. bisa kita bayangkan betapa serunya membahas soal persahabatan di dunia ini. pertama asal muasalahnya tidak asing lagi bagi telinga kita mendengar kata sahabat itu. bagiku...
Teman adalah kaki,..
Teeman adalah tangan,…
Teman adalah mata
jika tangan sakit, kaki belum tentu ikut sakit

tapi sahabat adalah hati dan otak
menjaga hati dan pikiran

hati itu raja,
sedangkan anggota tubuh adalah pasukannya
jika rajanya baik, maka baik pula pasukannya
jika rajanya jahat, maka jahat pula pasukannya

persahabatan adalah satu hati dalam janji
tak bisa ditulis dan tak bisa di baca
tak akan terpisak karena jarak
tak akan berubah karena masa
dan yang paling penting tak akan sirna karena marah.

persahabatan itu sedetik di mata, selamanya di hati.

Aku punya banyak kisah tentang persahabatan, di tiap sekolah aku selalu punya sahabat, yah paling tidak jauh dari teman sebangku, atau teman dekat rumah, berbeda memang antara persahabatan dengan saudara kandung sendiri. entah apa bedanya padahal meski harusnya kita juga dekat dengan saudara kandung kita. rasanya tidak bebas... rasanya kalau dengan sahabat kita sendiri, kita merasa bebas dan ringan mengungkapkan apa saja tanpa rasa malu-malu. atau takut kena marah papa mama. karena kalau saudara kandung tukang lapor sih ehehhe...


Tidak akan ada persahabatan jika tidak ada kebebasan. Persahabatan menyukai udara bebas dan tidak terikat pada batas yang lurus dan sempit. Persahabatan akan berbicara dengan bebas dan bertindak dengan bebas juga; dan tidak akan menyakiti karena tidak ada yang perlu disakiti.


dalam hidupku, berganti sekolah berganti sahabat. dulu, sewaktu Sekolah Dasar hampir seluruh isi kelas menjadi sahabatku, mungkin karena faktor sekolah itu sekolah kompleks dan pembagian kelasnya menurut nomor rumah di kompleks tersebut, hehehe tetanggaku teman kelasku istilahnya, jadi dalam satu kelas tiap hari dan tiap waktu kita selalu bersama, saling tau kegemaran dan ketidak sukaan bersama. walau kadang saling ejek-mengejek sering membuat sakit hati dan pertengkaran yang berujung gak saling bicara selama seminggu (paling lama) setelahnya kembali lagi berbaur, bercanda dan bergurau bersama.

sampai kini aku masih ingat nama-nama sahabatku di kelas 6 SD Kartini-Tangerang JawaBarat itu,

ada Francia, cewek berbadan besar dan tinggi yang sering mengejek dan jijik-an sama sesuatu, apalagi kalau pelajaran olahraga dia paling tidak suka kena pasir atau tanah, termasuk rumput.

Ada Dina yang sehobby denganku, menggambar. kalau pelajaran menggambar, aku dan Dina selalu di kerumuni, kami pun sibuk membantu teman2 yang lain menggambar... dan bisa dibilang buku gambar yang dikumpul di meja guru adalah murni semua karya kami berdua hahah... tapi sepertinya Dina lebih gigih dan lebih mendalami bakatnya itu :) dia sering menjuarai lomba-lomba ketimbang aku .

Ada Guntur si kutu buku yang tampan dan lucu juga gagap, paling sering dikerjain pada saat jam istirahat, kita semua sering teriak, "Guuuuuuuuun... dipanggil sama ibu Kasturi....!!" spontan Guntur langsung mengehentikan aktivitasnya membaca buku lalu lari terbirit2 ke ruang guru, padahal tidak ada yang memanggilnya, ketika dia kembali di kelas semua menertawakannya dan dia bilang, "Awas ya kubalas nanti kalau lomba sepatu roda di kompleks" atau "Awas ya! saya tidak mau pinjamin bola volly saya sebentar sore!"

Ada Dito, cowok lembut dan murah senyum yang bercita-cita menjadi dokter, itu sebabnya dia terpilih jadi pengurus UKS kalau jam istirahat atau pada jam upacara dia sibuk di UKS.

Ada Geo, anak paling bodoh dan paling badun di kelas, sudah begitu tidak pernah tau malu, berali-kali di hukum masih juga melakukan kesalahan yang sama, di kompleks juga dia yang agaknya paling berkuasa, tapi baiknya dia itu melindungi kita semua.. kalau ada anak kompleks sebelah yang macam-macam kita semua pasti melapor pada Geo.

Dari kelas 1 sampai kelas 6 SD bersama mereka, banyak sekali cerita. tapi sayangnya hanya sampai di situ saja kebersamaanku dengan mereka, tatkala Papa harus pindah tugas ke Makassar. yang membuatku kaget dan haru adalah ketika waktu keberangkatanku mereka semua datang kerumah, membawa beberapa barang untuk kenang-kenangan perpisahan. mereka menyerahkannya sambil menangis, acara tangis menangis itu berlangsung berjam-jam... ummi dan tante saja sampai kaget, aku juga hampir marah pada papa, "Kenapa sih papa musti pindah tugas?? Qi masih pengen disini sama teman-teman qi..."

entah bagaimana ceritanya aku sudah ada saja langsung di Makassar, sehari sampai di Makassar tiap hari dapat interlokal dari mereka, yang paling sering itu Francia, dia paling sering menelpon bertanya kabar dan bertanya aku sedang apa dan masuk di SMP mana dan bagaimana model sekolahnya dia juga menyaranku untuk selalu tampil cantik (karena dulu aku agak tomboy dengan rambut pendek setelinga) hehehe... barangkali hampir seminggu 4-5 kali francia menelpon, mungkin juga karena faktor Francia ini berasal dari keluarga yang cukup mampu untuk membayar biaya interlokal pada waktu itu.

Surat-surat dari yang lain juga sering berdatangan, ketika tiap pulang dari sekolah baruku, SMP negeri 5 Makassar, papa selalu mengantarkan surat-surat yang amplopnya lucu-lucu ke meja belajarku, dari Geo yang masuk di SMP sama dengan Dito, dari Dina yang masuk sekola asrama, Guntur yang dapat beasiswa di SMP unggulan, dia yang paling alim diantara yang lain, isi suratnya tak pernah nihil ucapan assalamualaikum wr.wb itu, kalau yang lain langsung saja to the point. hihihi ...

waktu berlalu ...
Aku sudah semakin sibuk mempersiapkan ulangan, lagipula teman SMP ku juga ada, aku juga menemukan sahabat baru, teman sebangkuku di kelas, sama seperti mereka dulu namun berbeda, tidak semua disini bisa dijadikan sahabat.. aku mengakui merindukan sahabat ku sewaktu di Tangerang sana, namun tak bisa dipungkiri suatu hari, kita dipertemukan oleh waktu.. entah berapa lama kemudian, kita menjadi sahabat.. dan kemudian menjadi sebuah persahabatan yang indah dan tulus..tawa, canda, air mata, telah menghias persahabatan kita.. Namun suatu ketika, waktu terpaksa memisahkan kita.. tak bisa bercanda dan tertawa seperti waktu itu.. Tapi ingatlah akan hari waktu kita bersama.. Janganlah sedih dan berputus asa.

Jujur aku tidak pernah punya kisah tragis dengan sahabat-sahabatku, ya walau memang ada banyak kesalahpahaman diantara kita semua, namun Segala yang terjadi dalam hidup ini, akan terus terukir untuk selamanya,, tak akan hilang dimakan waktu, termasuk persahabatan kita..
Segala suka duka telah kita lalui bersama pada waktu itu.. Tidak bisa dilupakan begitu saja oleh sebuah perpisahan.. Karena sahabat yang sejati tak akan lupa akan semua pengalamannya waktu bersama.. Persahabatan akan selalu memaafkan dan melupakan kesalahan, Persahabatan benar-benar menyatu dalam jiwa, dia bersimpati terhadap apa saja. Seseorang tak akan bahagia tanpa yang lain, salah satu tidak bisa sedih sendirian.


Jika mereka bisa bertukar tempat, maka satu orang akan menggantikan yang lain utntuk merasakan penderitaan seperti bila ada kebahagian, mereka akan merasakannya bersama, keduanya berusaha menyenangkan satu sama lain.
***